Rabu 11 Oct 2023 17:14 WIB

Apa Itu Pertashop yang Disebut Ahok tak Bisa Jual Pertalite?

Pertashop mengutamakan lokasi pelayanan di desa atau di kota tertentu.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Lida Puspaningtyas
 Pertamina menghadirkan Promo UMKM Merdeka. Promo tersebut berlaku selama 11-24 Agustus 2022 di Pertashop 4P.57321 yang berlokasi di Dukuh Jlegong, Desa Banyuurip, Kecamatan Kelgo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Foto: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Te
Pertamina menghadirkan Promo UMKM Merdeka. Promo tersebut berlaku selama 11-24 Agustus 2022 di Pertashop 4P.57321 yang berlokasi di Dukuh Jlegong, Desa Banyuurip, Kecamatan Kelgo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bisnis Pertashop tengah memasuki masa suram lantaran penjualan penjualan BBM Pertamax mengalami penurunan sejak naiknya harga sejak tahun lalu. Para pemilik Pertashop lantas mengharapkan bisa ikut menjual Pertalite layaknya SPBU yang harganya tetap murah. Namun sayang, tak kunjung mendapatkan izin dari pertamina. 

 

Lalu apa itu Pertashop? 

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Pertashop atau yang merupakan singkatan dari Pertamina Shop adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Dexlite. Selain itu, juga menjual produk gas elpiji nonsubsidi, dan produk ritel lainnya. 

 

Namun, berbeda dengan SPBU, keberadaan outlet Pertashop mengutamakan lokasi pelayanan di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina. 

Bagi pelaku usaha yang ingin membuat oulet Pertashop, harus merogoh kocek sebesar Rp 250 juta atau sesuai dengan skema yang dipilih.

Sebelumnya, ratusan pengusaha outlet Pertashop mengaku menderita kerugian sejak PT Pertamina menaikkan harga BBM Pertamax hingga terpaut jauh dengan BBM Pertalite. Pasalnya, konsumen yang biasa membeli bahan bakar nonsubsidi di Pertashop kini beralih ke Pertalite yang hanya khusus dijual di SPBU Pertamina.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan Pertamina Shop (Pertashop), banyak mengalami kerugian bahkan sampai bangkrut karena mereka tidak dapat menjual BBM bersubsidi. Padahal menurut Ahok, Pertashop adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM nonsubsidi. 

"Orang di Pertashop hanya bisa isi Pertamax. Pertashop ya bangkrut lah. Lebih banyak orang beli di Pertamini (ketengan)," kata Ahok saat peluncuran Sistem Bukittinggi Hebat dan Kartu Bukittinggi Hebat di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi, Senin (9/10/2023).

Karena hanya dapat menjual BBM nonsubsidi, Ahok menyebut aktivitas pembelian BBM di Pertashop tidak ramai. Sehingga Pertashop banyak yang terjerat utang ke bank.

Ahok menjelaskan pernah ada ide kalau BBM bersubsidi diserahkan saja penyalurannya sepenuhnya ke Pertashop. Ide ini kata dia ditentang oleh pemilik SPBU. Karena pemilik SPBU khawatir bila tidak menjual BBM bersubsidi, mereka juga akan mengalami kerugian.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement