Rabu 11 Oct 2023 07:44 WIB

BTN Gelar Workshop dan Pameran UMKM Go Digital di Jepara

BTN selama ini membantu pengembangan UMKM lewat pendirian Rumah BUMN BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar acara Workshop dan Pameran UMKM Go Digital di Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2023).
Foto: Dok BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar acara Workshop dan Pameran UMKM Go Digital di Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar acara Workshop dan Pameran UMKM Go Digital di Jepara, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2023).

Acara ini diikuti lebih dari 250 pelaku UMKM di Jepara dan sekitarnya. Direktur Consumer BTN, Hirwandi Gafar, mengatakan BTN sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara memiliki tanggung jawab dapat berperan serta secara aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik. 

"Di tengah gencarnya ekonomi digital seperti saat ini, BTN merangkul para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan bisnisnya, agar dapat beradaptasi dengan baik. BTN sejauh ini telah melakukan berbagai program untuk mendukung para pelaku UMKM, seperti mendirikan Sentra Proses UMKM seperti rumah BUMN BTN yang tersebar berbagai daerah seperti Medan, Brebes, Palembang, Palopo dan kota lainnya, serta memfasilitasi UMKM untuk menembus pasar global," ujar Hirwandi dalam pernyataan tertulis, Selasa (10/10/2023).

Diakuinya, ekonomi digital yang semakin berkembang diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

 

"Kontribusi semua sektor perekonomian diperlukan termasuk kontribusi dari sektor UMKM, sehingga maksud dan tujuan dari penyelenggaraan Workshop dan Pameran UMKM Go Digital ini adalah untuk mengembangkan potensi UMKM setiap daerah khususnya pada saat ini daerah Jepara, agar bisa beradaptasi terhadap pasar digital," kata Hirwandi.

Dia menambahkan, posisi BTN sebagai market leader (39,1 persen) pada sektor mortgage, juga merupakan kontributor utama dalam program perumahan nasional dengan 83 persen market share BTN pada program tersebut. 

Selain itu, terdapat 178 industri terkait pada sektor perumahan sebagai pendorong perekonomian nasional. Bisnis UMKM juga termasuk yang turut berperan penting didalamnya. 

"BTN mendukung Program Pemerintah dalam mengembangkan UMKM melalui pemberian fasilitas kredit KUMKM (Kredit Usaha Mikro, Kecil, & Menengah), KUR (Kredit Usaha Rakyat), dan PUMK (Pendanaan Usaha Mikro & Kecil)," ungkapnya.

Secara keseluruhan, sampai dengan 30 September 2023, BTN telah berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 3,5 triliun dalam skala nasional. Di wilayah yang mencakup Kab. Jepara (Kanwil 6), BTN memiliki jumlah debitur yang mencapai 1.188 dengan total penyaluran KUMKM sebesar Rp 335 miliar. 

"BTN senantiasa berupaya untuk memperluas penyaluran kredit demi mendukung ekspansi bisnis setiap UMKM. Selain dukungan pendanaan, program layanan edukasi digitalisasi UMKM diharapkan dapat menjadi bentuk nyata dukungan BTN dalam pengembangan bisnis UMKM," tuturnya.

Sementara itu Praktisi Digital Marketing Rizqi Mulyantara Hidayat Syah menekankan bahwa era digital seperti saat ini, para pelaku UMKM harus bisa memanfaatkan social commerce yang merupakan gabungan dari sosial media dan e-commerce untuk memperluas jangkauan produknya.

Dia juga menekankan bahwa para pelaku UMKM saat ini harus menguasai tiga skill untuk memasuki era digital yakni riset market, segmentasi produk serta branding produk.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement