Rabu 04 Oct 2023 17:04 WIB

TikTok Shop Tutup, Pedagang Online Diminta Tenang

TikTok kemungkinan besar mengeluarkan aplikasi e-commerce dalam waktu dekat.

The icon for the video sharing TikTok app is seen on a smartphone, on Feb. 28, 2023. European regulators slapped TikTok with a $368 million fine on Friday, Sept. 15, 2023, for failing to protect children
Foto: AP Photo/Matt Slocum
The icon for the video sharing TikTok app is seen on a smartphone, on Feb. 28, 2023. European regulators slapped TikTok with a $368 million fine on Friday, Sept. 15, 2023, for failing to protect children

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi digital Izzudin Al Farras Adha mengimbau para pedagang daring (online) yang berjualan di TikTok Shop agar tetap bersikap tenang dalam merespons penutupan layanan jual beli secara daring tersebut.

"Pedagang online tetap perlu tenang dalam merespons sebab TikTok kemungkinan besar akan mengeluarkan aplikasi e-commerce dalam waktu dekat untuk menyesuaikan regulasi yang baru," kata Farras di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga

Usai penutupan TikTok Shop, menurut pengamat ekonomi digital dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) itu, para pedagang dapat tetap mempromosikan barang dagangannya di platform media sosial TikTok.

"Di samping itu, seperti penuturan Pak Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, mereka (pedagang daring di TikTok Shop) juga dapat berdagang di e-commerce lainnya," ujar Farras menambahkan.

 

sumber : ANTARA

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement