Sabtu 30 Sep 2023 23:24 WIB

Mobil Jeep Kembali Berseliweran di Kawasan Gunung Bromo

Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan.

Rep: Wihdan Hidayat/ Red: Mohamad Amin Madani

Wisatawan kembali berdatangan di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Jip wisata menurunkan senejak wisatawan di spot wisata Watu Gede, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Jip wisata membawa pengunjung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Rerumputan mulai tumbuh dari sisa kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pascakebakaran lahan imbas suar pada Rabu (6/9/2023) silam rerumputan mtumbuh kembali di kawasan TNBTS. Namun, lansekap lembah TNBTS menjadi terlihat semua karena rumput ilalang yang tinggi habis terbakar. Sementara itu, di lokasi awal kebakaran imbas suar dipasang penanda oleh warga setempat. Pelaku wisata di Bromo berharap akhir tahun bukit yang terbakar sudah menghijau kembali. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Jip wisata menurunkan senejak wisatawan di spot wisata Watu Gede, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Jip wisata membawa pengunjung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Pedagang mulai membuka lapaknya di spot wisata Watu Gede Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Wisatawan menikmati pemandangan di kawasan Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

Jip wisata membawa pengunjung dari kawasan Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023). Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu. (FOTO : Republika/Wihdan Hidayat)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,PROBOLINGGPO-- Wisatawan kembali berdatangan di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Sabtu (30/9/2023).

Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata Bromo pascainsiden kebakaran lahan imbas suar pada awal September silam. Meski belum seperti sedia kala, pelaku wisata di Bromo optimistis jumlah kunjungan akan pulih normal kembali. Sejak dibuka pada 19 September silam, jumlah kunjungan pada akhir bulan cukup banyak bersamaan dengan libur Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (28/9/2023) lalu.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement