Rabu 27 Sep 2023 11:21 WIB

Jokowi Minta Kaji Pembangunan LRT Jabodebek Hingga Bogor

Jokowi juga minta pembangunan jalur LRT menuju Kelapa Gading dan Manggarai.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha
Antusias warga menjajal untuk pertama kalinya Lintas Rel Terpadu (LRT) pada Jumat (1/9/2023)
Foto: Republika/Fergi Nadira
Antusias warga menjajal untuk pertama kalinya Lintas Rel Terpadu (LRT) pada Jumat (1/9/2023)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya agar mengkaji pembangunan LRT Jabodebek hingga Bogor. Sebab, menurut Presiden, jumlah penumpang LRT saat ini semakin padat.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat membuka rapat terbatas mengenai integrasi moda transportasi publik di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Baca Juga

"Saya minta juga segera distudi pembangunan LRT hingga ke kita Bogor. Karena kalau kita lihat LRT yang sekarang sudah penuh terus," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta pembangunan jalur LRT menuju Kelapa Gading dan Manggarai agar dikaji. Sehingga cakupan dan jangkauan transportasi massal semakin meluas.

 

"Dan juga pembangunan jalur LRT Kelapa Gading menuju Manggarai agar cakupan dan jangkauan tranportasi massal ini semakin meluas," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam ratas ini, Jokowi meminta jajarannya agar memastikan moda transportasi ramah terhadap pengguna lanjut usia, disabilitas, anak-anak, dan ibu hamil. Selain itu, ia menginstruksikan jajarannya agar segera menyelesaikan pembangunan integrasi moda transportasi.

"Setelah kita memiliki MRT, LRT, kereta cepat, kemudian ada kereta bandara yang harus kita segera selesaikan segera eksekusi adalah bagaimana kita mengintegrasikan moda transportasi ini dengan moda transportasi lainnya seperti transjakarta, bus, taksi online, ojek online," kata Jokowi.

Dengan adanya integrasi moda transportasi ini diharapkan bisa memudahkan dan mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik.

"Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang memudahkan masyarakat yang akhirnya mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik. Karena kuncinya adalah kemudahan dan kenyamanan," jelasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement