Kamis 21 Sep 2023 16:16 WIB

Tiga Hari Operasi Pasar, Harga Beras Disebut Mulai Turun

Harga beras saat ini berada di angka Rp 12.098 per kilogram.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Warga antre untuk membeli beras kualitas medium dan minyak goreng saat operasi pasar beras medium di area Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monpera), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/9/2023).
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Warga antre untuk membeli beras kualitas medium dan minyak goreng saat operasi pasar beras medium di area Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monpera), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, operasi pasar beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) selama tiga hari berturut membuat harga beras mengalami penurunan. Harga beras saat ini berada di angka Rp 12.098 per kilogram.

Arief mengatakan, pasokan beras di pasar terus diperkuat sebagai upaya stabilisasi harga. “Perintah Presiden (Joko Widodo) itu yang pertama adalah banjiri pasar mulai dari pasar tradisional, pasar modern, dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC),” kata Arief, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga

Menurutnya, Presiden Jokowi telah memerintahkan untuk stabilisasi pasokan dan harga beras melalui distribusi beras SPHP dengan harga Rp 10.900 per kg sampai di konsumen. "Stoknya ada banyak dan nanti kami koordinasikan bersama Mendagri dalam Rakor Pengendalian Inflasi dengan Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia, agar beras-beras ini disalurkan melalui Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah di Indonesia,” tegasnya.

 

Arief juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang karena ketersediaan cukup dan tetap berbelanja bijak sesuai kebutuhan. “Bulog sudah siapkan 2 juta ton yang ditugaskan oleh Presiden (Jokowi) dan ini sudah secured,” ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement