Senin 18 Sep 2023 22:12 WIB

Pertamina Foundation Sepakat Kembangkan UMKM di Sleman

Kesepakatan akan meningkatkan pengembangan potensi lokal dan pertumbuhan ekonomi.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Gita Amanda
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pertamina Foundation dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan UMKM Sleman melalui program PFPreneur 2023
Foto: Humas Pemkab Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pertamina Foundation dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan UMKM Sleman melalui program PFPreneur 2023

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman sepakati kerja sama dengan Pertamina Foundation dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan UMKM Sleman melalui program PFPreneur 2023 'Pasar Sabtu-Minggu Kali Ledhek', di Joglo Kali Ledhek, Sanggrahan Maguwoharjo, Ahad (17/9/2023) lalu. Kesepakatan itu ditandai dengan peluncuran PFPreneur 2023 yang ditandai dengan pemukulan gong oleh GKR Hemas didampingi Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari.

Kustini berharap program PFPreneur dapat mendukung upaya pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi lokal dan peningkatkan kapasitas pengelolaan UMKM di Kabupaten Sleman. Ia berharap kesepakatan tersebut akan semakin memperkuat komitmen bersama untuk pemberdayaan masyarakat, meningkatkan pengembangan potensi lokal dan pertumbuhan ekonomi serta mendukung adanya kolaborasi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

"Kami berharap dengan adanya kerja sama dengan Pertamina Foundation ini akan menjadi katalis yang mendorong pengembangan perekonomian di Kabupaten Sleman," kata Kustini dalam keterangan, Ahad.

 

Kustini menyampaikan dukungan karena melalui program ini pelaku UMKM dapat memperoleh ilmu dan saran-saran strategis dalam menjalin partnership dan menambah jejaring atau koneksi untuk mewujudkan UMKM Sleman naik kelas. Sementara itu Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari menyampaikan launching program ini mengusung tema 'Pasar Tradisional Etalase Produk Unggulan Lokal' yang bertujuan memperkenalkan PFPreneur kepada womenpreneur di Indonesia dalam peningkatan kapasitas produk unggulan lokal, menjalin partnership dengan pemerintah daerah guna pemberdayaan, memberikan akses kepada UMKM untuk dapat menunjukkan keterampilan dan menambah jejaring serta mewujudkan UMKM womenpreneur yang naik kelas.

 

"Ada 39 UMKM yang kita inject dan beri dorongan agar memiliki fondasi kuat agar bisa melesat menuju umkm modern. Mari kita sukseskan dan ramaikan Pasar Sabtu-Minggu Kali Ledhek ini," ucapnya.

 

Agus berharap adanya sinergi dukungan Pemkab Sleman dan PemKal Maguwaharjo dalam pendampingan sehingga pengunjung dapat meningkat di Pasar Sabtu-Minggu Kali Ledhek. Ia menambahkan Pasar Sabtu-Minggu ini juga menjadi event showcase bagi UMKM binaaan Pertamina Foundation.

 

Sementara itu, GKR Hemas juga mendukung program ini dan sekaligus berpesan kepada seluruh stakeholder baik Pemkab Sleman maupun Pertamina Foundation untuk terus memotivasi nasyarakat di DIY khususnya Sleman untuk terus maju dan tidak boleh tertinggal dari daerah lain. 

 

"Butuh pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan UMKM di DIY khususnya Sleman kemudian. Melalui program PFPreneur ini saya harap dapat mengupayakan masyarakat lebih sejahtera," ungkap GKR Hemas.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement