Ahad 27 Aug 2023 14:03 WIB

Bidik Nasabah Menengah Atas, BTN Rilis Layanan KPR Prioritas

BTN Prioritas ditujukan bagi segmen nasabah dengan nilai lebih dari Rp 750 juta.

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda
Nasabah BTN Prioritas mengakses layanan QR Code, (ilustrasi).
Foto: Dok Republika
Nasabah BTN Prioritas mengakses layanan QR Code, (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya meningkatkan market share pembiayaan perumahan, salah satunya dengan meluncurkan KPR BTN Prioritas. Adapun produk terbaru tersebut ditujukan bagi segmen nasabah prioritas dengan nilai lebih dari Rp 750 juta.

Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan peluncuran ini merupakan upaya optimalisasi potensi pembiayaan perumahan terutama segmen emerging affluent. 

Baca Juga

“KPR BTN Prioritas dimaksudkan menjadi produk cross-selling untuk dapat meningkatkan number of account dan volume of account baik funding maupun lending dengan menyasar nasabah potensial BTN Prioritas,” ujarnya dalam keterangan tulis, Ahad (27/8/2023).

Menurutnya untuk meningkatkan realisasi segmen tersebut diperlukan penambahan channel pemasaran salah satunya nasabah prioritas. Hal ini merupakan salah satu bentuk layanan tambahan BTN kepada nasabah prioritas dalam hal pemberian fasilitas kredit khususnya kredit kepemilikan rumah.

“Salah satu target pada segmen ticket size Rp 750 juta merupakan nasabah prioritas BTN,” ucapnya.

Menurut Hirwandi, KPR BTN Prioritas merupakan program baru BTN untuk dapat memberikan layanan lebih kepada nasabah prioritas baik dari sisi funding maupun lending. Para nasabah prioritas merupakan nasabah loyal bagi BTN yang diberikan pelayanan prima dari segala segmen.

Dengan suku bunga menarik mulai dari 2,99 persen, bebas biaya proses, bebas biaya appraisal serta tambahan diskon biaya provisi dan administrasi, Hirwandi optimistis KPR BTN Prioritas dapat memenuhi kebutuhan perumahan bagi nasabah prioritas.

Lebih lanjut Hirwandi mengungkapkan, pertumbuhan kredit pemilikan rumah secara nasional menunjukkan angka yang positif dibandingkan dengan kredit lainnya di perbankan nasional. Sektor perumahan merupakan salah satu sektor yang bertahan dan bertumbuh positif sepanjang pandemi.

“Pertumbuhan ekonomi nasional juga beriringan dengan pertumbuhan harga rumah. Indeks harga rumah dari tahun ke tahun juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan hal tersebut, sektor perumahan tentunya menjadi salah satu investasi yang menjanjikan khususnya bagi nasabah prioritas,” ucapnya.

Untuk menjaga pertumbuhan sektor perumahan, lanjut Hirwandi, BTN telah bekerja sama dengan developer-developer nasional di seluruh Indonesia yang menyediakan berbagai tipe rumah idaman sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dia berharap para pengembang yang telah bekerja sama dengan BTN dapat memberikan pelayanan prima kepada nasabah prioritas untuk memilih unit yang sesuai dengan selera dan kebutuhannya.

“Sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, tentunya BTN telah selektif memilih rekanan serta legalitas dari proyek-proyek tersebut. Ini menjadi nilai positif juga bagi para nasabah prioritas untuk memilih rumah proyek yang telah bekerja sama dengan BTN,” ucapnya.

Sementara itu Direktur Distribution & Funding BTN Jasmin menambahkan, seiring dengan semangat baru BTN Prioritas yaitu Defining Your Priority, BTN Prioritas menyadari bahwa untuk meningkatkan customer loyalty, satisfaction dan experience saat ini tidak lagi hanya berfokus pada solusi produk dana saja. 

“BTN juga berorientasi dalam memenuhi kebutuhan nasabah pada segala aspek kebutuhan, seperti memfasilitasi pembiayaan KPR sebagai salah satu pilihan dalam berinvestasi,” ucapnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement