Senin 03 Jul 2023 08:45 WIB

Pascagempa Bantul, PLN Mulai Pulihkan Sistem Kelistrikan 

PLN melakukan pemulihan sistem kelistrikan.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Tenda darurat milik warga yang terdampak gempa di Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (1/7/2023).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Tenda darurat milik warga yang terdampak gempa di Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (1/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Setelah gempa bermagnitudo 6,6 SR dengan episentrum di Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (30/6/2023), PT PLN (Persero) mulai melakukan pemulihan sistem kelistrikan. Pada Sabtu (1/7/2023) pukul 03.40 WIB, aliran listrik untuk lebih dari 34 ribu pelanggan terdampak gempa di pantai selatan Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur telah kembali menyala namun masih kurang dari delapan jam.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan prioritas pertama PLN adalah melakukan pengamanan aset kelistrikan agar tidak membahayakan warga. Kemudian, dengan cepat petugas akan melakukan penormalan jaringan listrik dan membantu dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako.

Baca Juga

"Saat ini, fokus kami adalah mengamankan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Kami juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DIY, TNI-Polri serta stakeholder terkait untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak bencana," ujar Darmawan, Senin (3/7/2023). 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan, untuk gangguan kelistrikan parah hanya terjadi di wilayah Kebumen. Selanjutnya wilayah Kabupaten Bantul tidak ada gangguan masif dari sisi kelistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun memang banyak warga yang mengalami kerusakan pada bangunan rumahnya.

“Dengan cepat petugas PLN melakukan penormalan jaringan listrik dan menyalurkan bantuan dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako,” ujar Soffin.

Soffin menambahkan, berkat teknologi remote SCADA jaringan listrik tegangan menengah telah normal kembali. Ia berharap gempa susulan tidak terjadi kembali.

Tidak hanya berdampak ke kelistrikan, gempa juga telah mengakibatkan 263 bangunan mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut terdapat tiga rumah yang dikategorikan mengalami kerusakan sedang hingga berat dan lima rumah mengalami kerusakan sedang.

PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan berupa renovasi untuk delapan rumah dan 250 Paket Sembako bagi warga terdampak. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement