Jumat 02 Jun 2023 10:33 WIB

Produsen Mobil Listrik Nomor Satu China BYD Raih Rekor Penjualan Tertinggi 

Penjualan mobil penumpang listrik BYD di luar negeri tumbuh 470 persen.

Mobil listrik BYD terpakir di kantor pusatnya di China.
Foto: BYD
Mobil listrik BYD terpakir di kantor pusatnya di China.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA-Produsen mobil nomor satu China, BYD menjual 240.220 unit mobil listrik atau kendaraan energi baru (NEV) pada Mei 2023. Angka ini meningkat 108 persen dibandingkan tahun lalu. 

Pencapaian ini memecahkan rekor penjualan BYD sebanyak 235.197 unit pada Desember 2022. Penjualan kumulatif selama lima bulan pertama tahun 2023 mencapai 507.314 unit, menandai peningkatan year-on-year sebesar 97 persen. Mobil penumpang menyumbang sebagian besar penjualan, dengan 996.476 unit terjual, mencerminkan pertumbuhan 97 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga

Produksi kendaraan energi baru BYD pada bulan Mei mencapai 246.259 unit dan ini menunjukkan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 108 persen.

BYD menjual 239.092 kendaraan penumpang di bulan Mei meningkat 109 persen tahun ke tahun. Di antara penjualan tersebut, model listrik murni menyumbang 119.603 unit, menunjukkan pertumbuhan substansial sebesar 124 persen dibandingkan tahun lalu. Penjualan kumulatif model listrik murni pada tahun 2023 mencapai 488.614 unit, mewakili peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 92 persen.

 

Selain itu, untuk model hybrid plug-in angka penjualannya mencapai 119.040 unit di Mei, atau tumbuh tahun-ke-tahun sebesar 121 persen. Penjualan kumulatif model hybrid plug-in pada tahun 2023 mencapai 607.862 unit, menunjukkan peningkatan luar biasa dari tahun ke tahun sebesar 102 persen.

Diantaranya, Denza, merek patungan antara BYD dan Mercedes-Benz, menjual 11.005 kendaraan di bulan Mei. Satu-satunya model Denza yang saat ini dijual adalah MPV Denza D9.

Perusahaan juga mengalami pertumbuhan substansial dalam penjualan kendaraan penumpang energi baru di luar negeri, mencapai 10.203 unit pada Mei 2023. Ini merupakan peningkatan luar biasa sebesar 470 persen dari tahun ke tahun.

Selain itu, BYD terus unggul dalam produksi baterai. Pada bulan Mei, perusahaan mencapai kapasitas terpasang sekitar 11.489GWh untuk tenaga kendaraan energi baru dan baterai penyimpanan. Kapasitas terpasang kumulatif untuk tahun 2023 mencapai 48,434 GWh yang mengesankan, menyoroti komitmen BYD terhadap teknologi baterai dan kontribusinya terhadap transisi global menuju solusi energi berkelanjutan.

 

sumber : CarNewsChina.com
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement