Kamis 13 Apr 2023 15:51 WIB

BSI Borong 8 Penghargaan dalam Ajang 12th Infobank Digital Brand Recognition

BSI akan terus berinovasi dan memperkuat transformasi digital mengembangkan SuperApps

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Gita Amanda
BSI borong 8 penghargaan dalam ajang 12th Infobank Digital Brand Recognition. (ilustrasi).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
BSI borong 8 penghargaan dalam ajang 12th Infobank Digital Brand Recognition. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil memborong delapan penghargaan di antaranya The Best Bank Umum Syariah 2023 (KBMI 3), The Best KKB Bank Umum Syariah 2023, The Best Deposito Bank Umum Syariah 2023, The Best Tabungan Bank Umum Syariah 2023. Kemudian, The Best KPR Bank Umum Syariah 2023, The Best Mobile Banking Bank Umum Syariah 2023, The Best Internet Banking Bank Umum Syariah 2023 dan The Best Kartu Debit Bank Umum Syariah 2023.

Penghargaan ini diberikan kepada BSI sebagai pengakuan dari Infobank Digital Brand 2023 atas hasil penilaian masyarakat dan feedback media sosial terhadap produk-produk dan layanan perbankan berbasis digital dari BSI.

Baca Juga

Wakil Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Bob Tyasika Ananta mengatakan, BSI akan terus berinovasi dan memperkuat transformasi digital dengan mengembangkan SuperApps yang dapat menjawab seluruh kebutuhan harian nasabah, mulai dari finansial hingga spiritual.

Optimisme ini didukung dengan profil nasabah BSI yang didominasi oleh milenial, yaitu nasabah dengan rentang umur 25-45 tahun. Karena, karkateristik dari segmen nasabah tersebut yakni cerdas digital dan akrab dengan layanan perbankan elektronik.

“Efisiensi yang mendorong kinerja perseroan pun didukung oleh akselerasi digital. Hal ini terlihat dari lonjakan jumlah pengguna BSI Mobile hingga mencapai 4,81 juta pengguna,” katanya dalam keterangan, Kamis (13/4/2023).

Tahun lalu, BSI berhasil mencatatkan kenaikan volume transaksi digital hingga dua kali lipat. BSI tercatat mencetak 541,06 juta transaksi digital pada 2022, melonjak dari 260 juta transaksi pada 2021. Pergeseran transaksi ini, lanjutnya, terbukti mampu mendorong efisiensi dan menciptakan peningkatan fee-based income hingga menjadi Rp251 miliar per 2022, tumbuh 67 persen secara tahunan. Bob optimistis transaksi digital di BSI ke depan akan terus meningkat.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement