Kamis 26 Jan 2023 11:38 WIB

Optimalisasikan Penyaluran Zakat, Baznas Resmikan UPZ PT Taspen

UPZ Baznas Taspen semakin menguatkan peran BUMN mendorong kesejahteraan melalui ZIS

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Taspen (Persero).
Foto: Taspen
PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Taspen (Persero).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Taspen (Persero). Ini sebagai salah satu upaya memperkuat dan mendorong pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Pembentukan UPZ Taspen ini mendasari Surat Edaran Nomor SE-1/MBU/01/2022 tentang optimalisasi penyaluran zakat Insan BUMN. Ini merupakan bentuk komitmen seluruh karyawan PT Taspen (Persero) untuk turut serta dalam menyisihkan sebagian hartanya demi membantu lingkungan sekitar.

Simbolisasi peresmian UPZ Baznas PT Taspen (Persero) dilakukan di Auditorium Taspen, Jakarta, pada Rabu (18/1/2023) lalu, dengan dihadiri langsung oleh H Faisal Qosim, Lc. Direktur Pengumpulan Baznas, Ovita Susiana Rosya Direktur SDM dan TI PT Taspen (Persero), dan Yanuar Faqih Hidayat Wakil Ketua UPZ Baznas TASPEN beserta jajaran terkait.

Direktur SDM dan TI PT Taspen (Persero), Ovita Susiana Rosya mengatakan, hadirnya UPZ Baznas PT TASPEN (Persero) merupakan bentuk komitmen manajemen dan karyawan yang telah menyisihkan sebagian hartanya demi membantu masyarakat yang membutuhkan. ”Beliau menambahkan jika pengelolaan zakat yang terpusat dengan sistem satu pintu merupakan impian Taspen. Pada tahun 2022, terdapat imbauan dari Kementerian BUMN untuk melakukan optimalisasi pengelolaan zakat melalui kerja sama dengan Baznas. Alhamdulillah, semuanya dapat terwujud berkat dukungan semua pihak," ujarnya dalam siaran per, Kamis (26/1/2023).

 

Ovita berharap terbentuknya UPZ Baznas PT TASPEN (Persero) akan membuat pengelolaan zakat menjadi lebih jelas dan transparan. Beliau pun meyakini program Baznas dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat, karena Baznas memiliki program berkesinambungan di berbagai sektor, tak hanya ekonomi, namun juga pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

"Dengan adanya kerja sama ini, program yang selama ini dijalankan di Taspen tetap bisa diselenggarakan dengan baik. Bahkan banyak program dari Baznas yang bisa disinergikan. Kalau kita bersatu, diharapkan tidak ada lagi kemiskinan," katanya.

Selain itu, Direktur Pengumpulan Baznas Faisal Qosim, dalam sambutannya menyebutkan Baznas dan Taspen memiliki tujuan yang sama, yakni memberi kebaikan kepada masyarakat. Taspen melalui pengelolaan dana pensiun, sedangkan Baznas melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Jika keduanya bersinergi, niscaya akan memberi dampak besar di tengah masyarakat.

"Alhamdulillah, ini menjadi cara kebaikan kita memberikan kegiatan positif. Karena zakat ini juga menambah sisi keberkahan dalam bekerja. Zakat ini juga melahirkan kesejahteraan kepada saudara-saudara kita yang dhuafa. Visi misi Baznas dan Taspen sama, kita menjaga layanan yang baik, memberi bukti menjaga amanah ini dan berakhir di tujuan yang sama, yakni ingin menyejahterakan masyarakat," tutur Faisal.

Pembentukan UPZ Baznas PT Taspen (Persero) pun mendapat apresiasi khusus dari Ketua Baznas RI, Prof Noor Achmad, yang menyebutkan bahwa hal ini dapat semakin menggencarkan dan mendorong potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. "Hadirnya UPZ Baznas Taspen ini semakin menguatkan peran BUMN dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah (zis). Upaya positif ini selaras dengan arahan Menteri BUMN Bapak Erick Thohir yang terus menekankan pentingnya mendorong penguatan zakat di lingkungan BUMN," tambah Noor.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement