Kamis 09 Jun 2022 21:58 WIB

PNM Ambon Targetkan 1.200 Nasabah Sudah Miliki NIB

NIB sangat penting bagi seorang pengusaha sebab fungsinya seperti KTP.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
 Pelatihan pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).  PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Maluku, menargetkan sebanyak 1.200 nasabah, yang selama ini bekerja sama dengannya, sudah memiliki nomor induk berusaha (NIB).
Foto: Antara/Kiki Cahyadi
Pelatihan pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Maluku, menargetkan sebanyak 1.200 nasabah, yang selama ini bekerja sama dengannya, sudah memiliki nomor induk berusaha (NIB).

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Maluku, menargetkan sebanyak 1.200 nasabah, yang selama ini bekerja sama dengannya, sudah memiliki nomor induk berusaha (NIB).

"NIB sangat penting bagi seorang pengusaha apa saja yang dikembangkan baik itu usaha mikro, menengah, maupun ibu-ibu yang berusaha di bidang kuliner," kata Kepala PNM Ambon Ridul Akbar pada acara pengembangan kapasitas usaha dan pelatihan perizinan NIB di Ambon, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut merupakan lanjutan dari pelatihan literasi keuangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan membuka tabungan kerja sama dengan BRI Cabang Ambon.

"Kegiatan sekarang ini kita fokuskan ke pemilikan NIB atas kerja sama dengan dengan pusat layanan usaha terpadu Dinas Koperasi Provinsi Maluku," ujarnya.

Dia mengatakan peserta yang hadir sebanyak 50 orang semuanya akan memiliki NIB secara gratis. Nasabah-nasabah PNM ini kebanyakan berusaha di bidang kuliner.

"Yang jelas semua peserta yang hadir saat ini akan diberikan NIB, hanya saja mereka menunggu di rumah terkait pembagian itu, karena itu peserta diharuskan mengisi formulir, dan email. Memang rata-rata nasabah UMi belum memiliki email, karena itu kita fasilitasi semua, dan setelah selesai akan diserahkan ke kelompok untuk nantinya dibagikan," katanya.

Menurut dia, NIB juga mendukung para nasabah PNM yang akan naik kelas besaran kredit karena nasabah tidak perlu mengurus keterangan usahanya lagi. Kemudian, NIB ini juga sangat mendukung nasabah-nasabah PNM yang mengelola industri makanan yang siap dijual ke ritel modern seperti pasar swalayan.

"Pada saat dia mau masuk swalayan, tidak bisa dia tanpa legalitas, jadi NIB ini sangat penting," katanya.

Setelah peserta memiliki NIB, maka yang bersangkutan bisa mengurus kehalalan produknya dari Balai POM dan juga izin usaha dari Dinas Perdagangan.

"Jadi, NIB ini fungsinya seperti KTP, di mana kalau kita mau mengurus SIM harus ada KTP, karena itu, NIB ini sangat penting bagi UMKM," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement