Kamis 18 Nov 2021 09:21 WIB

UEA Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen pada 2022

Otoritas UEA minta orang tua dan siswa divaksin sebelum ikut pembelajaran tatap muka

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Pertunjukan air mancur di depan gedung Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (2/11/2021). Pejabat kesehatan di Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bahwa semua sekolah dan universitas akan kembali ke kapasitas 100 persen mulai Januari 2022. Kebijakan ini diterapkan setelah melihat angka Covid-19 yang rendah.
Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto/wsj.
Pertunjukan air mancur di depan gedung Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (2/11/2021). Pejabat kesehatan di Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bahwa semua sekolah dan universitas akan kembali ke kapasitas 100 persen mulai Januari 2022. Kebijakan ini diterapkan setelah melihat angka Covid-19 yang rendah.

IHRAM.CO.ID, ABU DHABI -- Pejabat kesehatan di Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bahwa semua sekolah dan universitas akan kembali ke kapasitas 100 persen mulai Januari 2022. Kebijakan ini diterapkan setelah melihat angka Covid-19 yang rendah.

Dilansir dari Alarabiya, Rabu (17/11), meskipun melonggarkan pembatasan sosial, semua guru, murid, dan orang tua diharuskan untuk mengambil suntikan booster Covid-19 untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap varian virus.

Baca Juga

Pengumuman itu dibuat selama pengarahan mingguan Covid-19 UEA pekan ini, yang diadakan oleh Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional (NCEMA). NCEMA mengatakan kembalinya pendidikan tatap muka dengan kapasitas penuh akan diterapkan pada semua lembaga pendidikan.

Bus sekolah juga akan beroperasi dengan kapasitas penuh.  Tapi semua penumpang tetap wajib memakai masker wajah setiap saat.

Tes PCR akan terus diterapka , seperti halnya jarak sosial. Untuk memasuki akomodasi universitas, setiap individu harus divaksinasi terhadap Covid-19.  Mereka yang memiliki pengecualian medis harus memberikan tes PCR negatif setiap pekan.

Dengan aturan baru ini, orang tua siswa juga akan diizinkan untuk menghadiri acara dan kegiatan di lembaga pendidikan, asalkan memiliki tes PCR 96 jam sebelumnya dan mengenakan masker di acara apa pun.

Seorang juru bicara NCEMA, melalui Twitter, memuji lembaga pendidikan di seluruh negeri karena membantu berkontribusi untuk mengurangi prevalensi virus di UEA.

“Kami telah menyaksikan upaya signifikan di sektor pendidikan nasional dan cinta untuk memastikan kembalinya siswa ke pendidikan jasmani dengan aman, "katanya. 

“Kami memuji peran mahasiswa dan kerjasama mereka dengan administrasi lembaga pendidikan, memungkinkan mereka untuk melewati semester pertama dengan sukses. Kami menekankan orang tua adalah mitra utama kami dalam proses penyadaran dan bimbingan, serta dalam mempromosikan budaya ini, untuk menciptakan komunitas yang sadar akan tanggung jawab dan prestasi nasional mereka, "tambahnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement