Selasa 04 May 2021 11:36 WIB

Transformasi, MNC Bank Right Issue dan Private Placement

MNC Bank melakukan penambahan modal sejumlah 14,23 miliar lembar senilai Rp 50.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
Seorang nasabah menabung di MNC Bank. PT Bank MNC International Tbk akan bertransformasi menjadi bank digital.
Foto: Istimewa
Seorang nasabah menabung di MNC Bank. PT Bank MNC International Tbk akan bertransformasi menjadi bank digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank MNC International Tbk akan bertransformasi menjadi bank digital. Untuk merealisasikannya, emiten berkode saham BABP ini berencana melaksanakan penambahan modal dengan melakukan right issue dan juga private placement

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Selasa (4/5), perseroan berencana melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue kepada para pemegang saham sejumlah 14,23 miliar lembar Saham Seri B dengan nilai nominal Rp 50 per saham. 

Jumlah tersebut setara 33,33 persen dari modal disetor setelah terlaksanannya penambahan modal dengan HMETD. Dari mekanisme penerbitan right issue ini, jumlah dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 712 miliar. 

Seluruh dana yang diperoleh dari right issue ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, modal kerja, ekspansi kredit. 

Selain itu, dana juga akan digunakan  untuk mendukung transformasi perseroan menjadi bank digital. Termasuk pengembangan aplikasi perbankan digital bernama Motion. Aplikasi tersebut juga akan diintegrasikan dengan kartu kredit dan platform pembayaran digital dari MNC Group, SPIN.

Sedangkan penambahan modal dengan Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya sejumlah 2,53 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp 50. 

Jumlah saham yang diterbitkan tersebut mencapai 10 persen dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan. Adapun jumlah dana yang terkumpul dari private placement ini yaitu sekitar Rp 126,5 miliar.

Perseroan menilai, PMTHMETD ini akan memberikan sejumlah manfaat terhadap perseroan antara lain meningkatkan struktur permodalan. Selain itu, jumlah saham beredar akan bertambah sehingga akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.

Dari aksi korporasi dari, menurut Manajemen, Perseroan juga dapat mengundang investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modalnya dalam perseroan agar dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan.

Dana hasil private placement ini juga akan dipergunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan, modal kerja, dan ekspansi kredit. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk mendukung transformasi perseroan menjadi bank digital. 

Right issue dan private placement akan dilaksanakan setelah perseroan memperoleh persetujuan dari RUPSLB yang akan diselenggarakan pada 9 Juni 2021. Penambahan modal ini juga menunggu pernyataan efektif dari OJK.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement