Ahad 21 Mar 2021 18:45 WIB

Mitra Distribusi CWLS Ritel Bertambah Dua Bank Syariah

Dua bank syariah telah lulus seleksi agen penjual SBSN dengan skema investasi sosial

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Gita Amanda
ilustrasi:sukuk. Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan menambah mitra distribusi produk Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) untuk seri ritel kedua, SWR002.
Foto: Republika/Yogi Ardhi
ilustrasi:sukuk. Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan menambah mitra distribusi produk Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) untuk seri ritel kedua, SWR002.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan menambah mitra distribusi produk Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) untuk seri ritel kedua, SWR002. Dua bank syariah telah lulus seleksi agen penjual SBSN dengan skema investasi sosial di pasar perdana domestik yakni Bank Mega Syariah dan Bank Syariah Bukopin.

Corporate Communication Unit Head Bank Mega Syariah, Rahmadi Agung Nugroho, mengatakan penetapannya sudah diumumkan pada 19 Maret 2021 setelah melalui beberapa tahap. Saat ini bank sedang dalam persiapan untuk menyesuaikan secara sistem.

Baca Juga

"InsyaAllah ikut untuk penawaran CWLS ritel yang akan diluncurkan bulan Ramadhan nanti, tapi masih menunggu kabar lebih lanjut," katanya pada Republika, Ahad (21/3).

Kedua bank telah menjalani sejumlah proses seleksi diantaranya Pengumuman Seleksi, Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Seleksi, Pemberian Penjelasan, Penyampaian Dokumen Penawaran, Evaluasi Dokumen Penawaran Teknis, Klarifikasi Teknis (Beauty Contest) dan Negosiasi Fee.

Sekretaris Perusahaan Bank Syariah Bukopin, Evi Yulia Kurniawati mengatakan proses menjadi mitra distribusi SWR002 telah selesai dan kini sedang menjalani tahap selanjutnya. Setelah lolos, BSB menunggu surat resmi penunjukan dan tanda tangan kontrak.

Seiring dengan proses tersebut, Evi mengatakan BSB juga sudah menyiapkan sejumlah strategi dalam masa pemasaran. BSB telah berkolaborasi dengan sejumlah stakeholder, termasuk diantaranya nazhir dan calon wakif.

"InsyaAllah nanti akan ada publikasi serentak di seluruh cabang BSB, kami juga bekerja sama dengan nadzir-nadzir rekanan," katanya.

Sinergi juga dilakukan dengan induk dalam pemanfaatan jaringan Layanan Syariah Bank (LSB). Selain itu dengan beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam upaya pemasarannya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement