Kamis 25 Feb 2021 22:32 WIB

BGR Logistics Luncurkan Aplikasi Warung Pangan Surabaya

Warung Pangan hadir agar masyarakat bahan pangan dengan mudah.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi
Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo meluncurkan aplikasi warung Surabaya secara virtual, Kamis (25/2).
Foto: Tangkapan Layar
Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo meluncurkan aplikasi warung Surabaya secara virtual, Kamis (25/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics terus menggencarkan aplikasi Warung Pangan di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya Warung Pangan di Surabaya, Jawa Timur yang dilakukan secara virtual pada Rabu (24/2).

Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo mengatakan, aplikasi Warung Pangan yang diluncurkan sejak Agustus lalu merupakan inisiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM yang bersinergi dengan Kementerian BUMN. Program ini untuk mendukung program #belanjadiwarungtetangga, UMKM Go Digital, dan berbelanja aman di tengah pandemi covid-19, serta untuk membantu para petani, peternak, nelayan yang selama ini kesulitan untuk memasarkan produknya.

Baca Juga

Setelah Warung Pangan sukses dengan 8.000 warung yang terdaftar sebagai mitra Warung Pangan di Jabodetabek dan Bandung, kini Warung Pangan BGR Logistics resmi hadir dan siap membantu Warung UMKM di Surabaya. "Ini agar masyarakat bisa berbelanja stok bahan pangan dengan mudah," ujar Kuncoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/2).

Kuncoro menjelaskan, seluruh transaksi di Warung Pangan bebas ongkos kirim dengan minimal pembelian Rp 100 ribu. Pilihan pembayaran pun beragam mulai dari Cash on Delivery (COD), via transfer Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA hingga menggunakan Dana dan LinkAja.

Melalui aplikasi Warung Pangan para pemilik usaha juga memanfaatkan beberapa fitur menarik. Seperti WP Asik, WP Fund, WP Bayar Nanti yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha warungnya.

"Aplikasi Warung Pangan dapat memberikan stok kebutuhan bahan pangan dengan harga stabil dan relatif lebih terjangkau bagi masyarakat," kata Kuncoro.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement