Ahad 04 Oct 2020 10:56 WIB

BI Apresiasi Kenduren UMKM Solo

UMKM perlu lebih tangkas menangkap peluang baru dari perubahan perilaku konsumen.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Fuji Pratiwi
Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga, dan Kepala BI Solo Bambang Pramono, membuka rangkaian kegiatan Kenduren UMUM yang digelar BI Solo selama Oktober 2020, secara virtual pada Jumat (2/10).
Foto: dok BI Solo
Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga, dan Kepala BI Solo Bambang Pramono, membuka rangkaian kegiatan Kenduren UMUM yang digelar BI Solo selama Oktober 2020, secara virtual pada Jumat (2/10).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, menyatakan apresiasi kegiatan Kenduren UMKM Solo sebagai salah satu bentuk dukungan atas agenda tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) oleh BI sejak 2016. Kenduren merupakan jargon yang tepat untuk menginspirasi UMKM di tengah kondisi perekonomian saat ini.

"Kami juga sangat mendukung tema batik diangkat sebagai suatu perjalanan inovasi di masa dahulu, masa kini dan masa depan," kata Rosmaya saat membuka Kenduren UMKM secara virtual pekan ini.

Baca Juga

Data Kementerian Koperasi dan UMKM menunjukan, sekitar 68 persen UMKM mengalami penurunan penjualan di masa pandemi. Di samping adanya kesulitan permodalan, juga permasalahan distribusi serta pasokan bahan baku.

UMKM diyakini tetap dapat menjadi penggerak ekonomi Indonesia ke depan dan memiliki kontribusi sentral dalam periode pemulihan ekonomi saat ini. BI melihat UMKM di Indonesia cukup mampu beradaptasi di periode kernormalan baru.

Namun, UMKM perlu terus melakukan penyesuaian untuk menjalankan usaha sesuai dengan protokol kesehatan. Dalam mengakselerasi kapasitas maupun kapabilitas usaha, UMKM juga perlu melakukan beragam inovasi.

"UMKM perlu lebih tangkas menangkap peluang baru yang muncul dari perubahan perilaku konsumen," kata Rosmaya.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi