Selasa 08 Sep 2020 08:04 WIB

'Pelangi dan Hujan', Lagu City Pop Jepang dari Fatin

Bikin lagu bernuansa Jepang jadi keinginan yang sudah lama ingin Fatin wujudkan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Musisi Fatin Shidqia Lubis merilis lagu baru bernuansa city pop Jepang berjudul Pelangi dan Hujan.
Foto: Dok Sony Music Entertainment Indonesia
Musisi Fatin Shidqia Lubis merilis lagu baru bernuansa city pop Jepang berjudul Pelangi dan Hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Fatin Shidqia Lubis menghadirkan karya terbaru bernuansa city pop Jepang, yang diberi judul "Pelangi dan Hujan". Selama ini, Fatin secara terbuka menunjukkan kegemaran terhadap budaya pop Jepang, mulai komik, anime, lagu, hingga gim.

Membuat lagu bernuansa Jepang menjadi keinginan yang sudah sejak lama ingin dia wujudkan. Fatin menciptakan lagu bersama musisi Nadya Fatira yang sekaligus menjadi produser. Sebelum ini, mereka juga berkolaborasi menggarap "Jingga", lagu tema film Dreams.

Baca Juga

Lewat pernyataan resmi yang diterima Republika.co.id, lagu "Pelangi dan Hujan" ingin membawa pendengar kembali ke era J-pop klasik 1980-1990-an. Bagian intronya dirancang catchy, dengan melodi lagu yang easy listening, medium up-beat, dan sentuhan gitar elektrik.

Tidak cuma musiknya yang bernuansa J-pop, Fatin juga menyisipkan lirik berbahasa Jepang di antara lirik berbahasa Indonesia yang dominan, menjadikan lagu tidak terdengar membosankan. Bagian lirik yang berbahasa Jepang dibantu penerjemahannya oleh Ica Zahra.

Secara umum, lagu menceritakan seseorang yang sedang kasmaran. Menurut Fatin, lagu memuat perasaan pasangan pada fase awal hubungan, rasanya bisa melalui banyak hal bersama. Pelangi dan hujan menggambarkan perasaan tersebut, dalam momen yang berbeda.

"Saat momen bahagia serasa hati berpelangi dan di momen sedih terasa bagai hujan tapi tetap terasa dan terlihat indah. Semoga siapapun yang mendengarkan lagu ini merasakan keceriaan dan kebahagiaan yang aku rasakan dan ingin aku tularkan selama penggarapan karya," kata Fatin.

Fatin terlibat langsung mengerjakan “Pelangi dan Hujan”, menjalani workshop dan menggali berbagai referensi untuk mewujudkan karya lagu seperti yang dia inginkan. Perempuan 24 tahun itu juga mengajak penggemar yang dijuluki Fatinistic tidak malu menyukai budaya Jepang.

Visual artwork “Pelangi dan Hujan” dikerjakan oleh @jyakaruta Jakarta Dalam Anime, seniman anime asal Jakarta. Pada platform TikTok, Fatin mengajak untuk berbagi cerita tentang hal bahagia yang perlu disyukuri dengan hastag #PelangiDanHujan.

Lagu "Pelangi dan Hujan" sudah bisa disimak di berbagai kanal musik digital. Selain format audio yang sudah rilis, video musiknya segera menyusul. Direktur Utama Sony Music Entertainment Indonesia, Muhammad Soufan, mendukung Fatin yang karyanya terus berkembang.

"Kami sebagai label merupakan jembatan atau penampung ide dan keinginan Fatin. Karya yang andal hanya datang dari artis dan musisi yang terlibat langsung dalam prosesnya. Kami yakin single Fatin ini akan menjadi identitas baru, sesuatu yang selama ini terpendam," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement