Senin 22 Jun 2020 11:05 WIB

JAL Beri Tunjangan Hingga 50 Ribu Yen ke Semua Karyawan

Para eksekutif lain tetap mendapat bonus, namun berkurang 70 persen.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Hiru Muhammad
Maskapai Japan Airlines.
Foto: Reuters/Toru Hanai
Maskapai Japan Airlines.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO--maskapai penerbangan Japan Airlines Co (JAL) berencana memberikan tunjangan khusus hingga 150 ribu yen atau setara 1.400 dolar AS kepada sekitar 36 ribu orang. Jumlah itu hampir mencakup semua karyawan perusahaan pengangkutan grupnya. 

Sumber perusahaan pada Ahad (21/6) kemarin mengatakan, tunjangan tersebut akan diberikan pada awal Juli. Langkah itu bertujuan meningkatkan moral karyawan, operator mengincar setengah dari bonus musim panas mereka dari tahun sebelumnya karena penurunan pendapatan yang disebabkan pandemi Covid-19.

Sumber pun mengungkapkan, Ketua Yoshiharu Ueki dan Presiden Yuji Akasaka tidak akan menerima bonus. Sementara, eksekutif lain tetap mendapat bonus, namun berkurang 70 persen. 

Total pembayaran tunjangan nantinya sekitar 5 miliar yen. JAL berharap uang itu dapat pula membantu menebus komunikasi serta biaya lain yang terkait teleworking. Sejak Maret, JAL telah mendorong karyawan bekerja dari rumah. Tujuannya mengurangi tingkat kehadiran di kantor hingga 60 persen atau lebih rendah. 

Dilansir Japantimes.co.jp pada Senin, (22/6), pada kuartal pertama 2020, JAL membukukan kerugian bersih grup sebesar 29,9 miliar yen. Dengan begitu, perusahaan berada di zona merah selama empat kuartal berturut-turut untuk pertama kalinya, sejak dimulai kembali pada 2012.

Pada Jumat lalu, JAL mengaku tengah mencari tambahan pinjaman sebesar 500 miliar yen untuk meningkatkan posisi keuangannya. Hal itu demi menjaga keuangan perusahaan karena turunnya permintaan akibat virus corona.

Seperti maskapai lain, JAL juga telah secara signifikan mengurangi penerbangan domestik dan internasional. Hanya saja, pihaknya berharap dapat melakukan pemulihan dalam jumlah penumpang pada penerbangan domestik bulan ini. Hal itu setelah pemerintah pada Jumat lalu, merekomendasikan perjalanan antarprefektur. (Iit Septyaningsih) 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement