Jumat 19 Jun 2020 18:35 WIB

Bos Bukalapak Ditunjuk Sebagai Direktur Telkom

Co-founder Bukalapak Fajrin Rasyid ditunjuk sebagai Direktur Digital Business Telkom.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya
Co-Founder dan CFO Bukalapak  Fajrin Rasyid (kiri) dan Vice President Marketing Bukalapak Bayu Syerli Rachmat (kanan).
Foto: Dok Bukalapak
Co-Founder dan CFO Bukalapak Fajrin Rasyid (kiri) dan Vice President Marketing Bukalapak Bayu Syerli Rachmat (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Muhammad Fajrin Rasyid, telah resmi ditunjuk dan ditetapkan sebagai Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2019. Fajrin mengaku siap mengembangkan telekomunikasi Indonesia bersama Telkom.

Fajrin berharap pengalamannya membesarkan bisnis startup hingga menjadi besar seperti sekarang, dapat membawa kontribusi untuk mengembangkan Telkom. "Saya sangat berterima kasih atas amanah baru yang diberikan kepada saya," kata Fajrin, Jumat (19/6).

Baca Juga

Sementara itu, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan Fajrin akan segera menyerahkan tugas dan tanggung jawab fungsional hariannya sebagai Presiden Bukalapak kepada Dewan Direksi dan Manajemen Bukalapak. Rachmat berharap konsep digitalisasi UMKM yang dibawa oleh Fajrin akan terus menjadi basis yang kuat dalam perkembangan bisnis usaha UMKM di Indonesia.

"Saya yakin Fajrin merupakan orang yang tepat untuk menduduki posisi tersebut dan dapat meneruskan aspirasinya untuk berkontribusi di Indonesia, bahkan di skala yang jauh lebih besar," kata Rachmat.

Fajrin telah menjabat sebagai Presiden Bukalapak 10 tahun belakang ini. Menurut Rachmat, Fajrin telah berhasil memposisikan Bukalapak dengan sangat baik dan selalu berjalan berdampingan dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. Berkat pencapaiannya tersebut, ia dianugerahi penghargaan Satyalancana Wira Karya pada tahun 2019.

Kesuksesan Bukalapak dalam 10 tahun telah menaungi 92 juta pengguna bersama dengan hampir 6 juta pelapak dan 5 juta Mitra Bukalapak, akan terus dilanjutkan seluruh karyawan dan jajaran manajemen Bukalapak dalam misi menciptakan kesetaraan ekonomi di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement