Jumat 24 Jan 2020 09:09 WIB

Masih Ada 400 Juta-an yang Pakai Windows 7, Microsoft Beri Peringatan Soal Malware!

Pengguna memilih memperbarui sistem operasi ke Windows 10 atau pindah ke Linux.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Masih Ada 400 Juta-an yang Pakai Windows 7, Microsoft Beri Peringatan Soal Malware!. (FOTO: Sufri Yuliardi)
Masih Ada 400 Juta-an yang Pakai Windows 7, Microsoft Beri Peringatan Soal Malware!. (FOTO: Sufri Yuliardi)

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Dukungan keamanan untuk Microsoft Windows 7 berakhir pekan lalu, tepatnya pada Selasa (14/1/2020). Namun, masih ada hampir 400 juta pengguna yang masih memakai sistem operasi tersebut, berdasarkan pangsa pasar.

Tampaknya, pengguna memilih memperbarui sistem operasi ke Windows 10 atau beralih ke sisttem operasi Linux. Akan tetapi, ternyata pembaruan tersebut dianggap tak cukup.

"Akan lebih efisien jika pengguna Windows 7 menggunakan laptop terbaru dengan Windows 10 guna mendapatkan fitur dan dukungan terbaik dari sistem operasi tersebut," kata Microsoft dalam kiriman resminya, dikutip dari Ubergizmo, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga: Pengguna Windows 7 Perlu Lakukan Ini Kalau Enggak Mau Perangkatnya Kena Malware Ganas!

Sebelumnya, Microsoft mengumumkan pemberhentian dukungan terhadap Windows 7. Artinya, pengguna Windows 7 tak akan lagi menerima layanan teknis guna mengatasi masalah pada sistem operasinya, tak bisa lagi mendapat pembaruan perangkat lunak, dan kehilangan layanan keamanan terbaru.

"Setelah 10 tahun, dukungan terhadap Windows 7 berakhir pada 14 Januari 2020," begitu kata Microsoft melalui laman resminya pekan lalu.

Kehilangan akses ke layanan keamanan terbaru sama saja membiarkan perangkat komputer pengguna terserang virus dan malware.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Lainnya

Rekomendasi