Sabtu 04 Jan 2020 14:58 WIB

Pertamina EP Jambi Optimalkan Sumur Baru Genjot Produksi

Sumur berhasil memproduksikan minyak sebanyak 280 Barrel Oil Per Day.

Pertamina EP Jambi optimalkan sumur baru genjot produksi.
Foto: borneomagazine.com
Pertamina EP Jambi optimalkan sumur baru genjot produksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- PT Pertamina EP sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, melalui Pertamina EP Asset 1 Jambi Field berhasil melakukan pengeboran sumur minyak SGC-27 di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi, untuk meningkatkan produksi pada 2020.

Jambi Field Manager, Gondo Irawan di Jambi, Sabtu (4/1), mengungkapkan bahwa sumur yang ditajak dengan target kedalaman 1.600 meter pada 31 Oktober 2019 itu berhasil memproduksikan minyak sebanyak 280 Barrel Oil Per Day (BOPD) dengan kadar air nol persen sejak diproduksikan pertama kali pada Kamis 16 Desember lalu.

Baca Juga

Merujuk keberhasilan pemboran sumur SGC-27, Pertamina EP kemudian melakukan evaluasi ulang data-data sumur dan berhasil melakukan reparasi sumur SGC-23 dengan produksi crude oil sebesar 208 BOPD sejak 28 Desember 2019.

"Dengan adanya penambahan produksi dari kedua sumur tersebut, produksi Pertamina EP Jambi Field mengalami peningkatan dari 2.792 BOPDpada Januari 2019 menjadi 3.105 BOPD pada akhir 2019," kata Gondo Irawan.

Dia juga menyebutkan kunci keberhasilan peningkatan produksi di 2019 itu terletak pada perencananaan yang baik dan sinergi antarfungsi, dimulai dari interpretasi data bawah tanah, pembebasan lokasi, penyiapan lokasi pemboran hingga eksekusi.

Selain itu, pihaknya selalu intens untuk berkoordinasi dengan para stakeholder terkait untuk kelancaran kegiatan operasi. Pada 2020, dengan tetap memprioritaskan aspek safety, Gondo mengungkapkan optimistis pengembangan lapangan Jambi ke depannya dengan melakukan pemboran sumur-sumur baru di Sungai Gelam dan memproduksikan kembali temuan-temuan sumur eksplorasi.

"Saat ini, struktur Sungai Gelam menjadi andalan Pertamina EP Jambi Field. Sumur-sumur dari struktur ini, memberikan kontribusi kurang lebih sebanyak 1.000 BOPD," kata Gondo Irawan.

Sepanjang 2019, Pertamina EP Asset 1 memberikan kontribusi produksi minyak secara 'year to date' sebesar 13.943 BOPD melalui lapangan Rantau sebesar 2.960 BOPD, Pangkalan Susu 500 BOPD, Lirik 1.725 BOPD, Jambi 2.833 BOPD, Ramba 5.225 BOPD serta unitisasi Suban sebesar 700 BOPD.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement