Kamis 17 Oct 2019 08:08 WIB

Akhirnya Ponsel Baru Mbah Google Mengudara, Bisa Deteksi Kecelakaan Loh!

Ponsel itu dilengkapi sejumlah kemampuan baru, meliputi teknologi pengenal wajah.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Akhirnya Ponsel Baru Mbah Google Mengudara, Bisa Deteksi Kecelakaan Loh!. (FOTO: Phone Arena)
Akhirnya Ponsel Baru Mbah Google Mengudara, Bisa Deteksi Kecelakaan Loh!. (FOTO: Phone Arena)

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta

Google merilis dua ponsel pintar teranyar, meliputi Pixel 4 dan 4 XL. Kedua perangkat digadang-gadang mengusung kekuatan kamera dan tampilan yang berbeda dari perangkat sebelumnya.

Ponsel itu dilengkapi sejumlah kemampuan baru, meliputi teknologi pengenal wajah yang didukung radar bernama Soli.

“Deteksi radar itu mampu mengidentifikasi gerakan, termasuk membuka kunci menggunakan wajah dengan cepat,” kata Google dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Sistem Pembayaran Mbah Google Bisa Buat Naik Transportasi Umum di Kota . . . .

Fitur lain yang dikenalkan dalam Pixel 4 Series ialah deteksi kecelakaan mobil, mampu mengidentifikasi bila pengguna mengalami kecelakaan mobil, kemudian menghubungi 911 (119/ambulans) secara otomatis.

Selain itu, radar itu juga berfungsi untuk menyetel musik hingga membuka foto. “Fungsi lainnya akan segera hadir,” imbuh perusahaan.

Keduanya dijual dengan varian putih, hitam, dan edisi terbatas oranye. Pemesanan awal perangkat sudah dimulai, sedangkan pengiriman akan dilakukan pada 24 Oktober mendatang. 

Mengenai harga, Pixel 4 dibanderol dari Rp11,3 juta, sedangkan Pixel 4 XL dijual mulai dari Rp12,7 juta.

Pixel 4 memiliki layar 5,7 inci, sementara Pixel 4 XL memiliki layar 6,3 inci. Kedua layar disokong kemampuan refresh rate mencapai 90Hz. Perangkat ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 855, dengan penyimpanan internal 64GB/128GB, serta RAM 6GB.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement