Sabtu 14 Sep 2019 04:13 WIB

Ada Objek Asing Masuk ke Tata Surya Matahari? Waduh!!

objek asing itu bukan batu dari dalam tata surya.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Ada Objek Asing Masuk ke Tata Surya Matahari? Waduh!!. (FOTO: Aloysius Jarot Nugroho)
Ada Objek Asing Masuk ke Tata Surya Matahari? Waduh!!. (FOTO: Aloysius Jarot Nugroho)

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta -- Para astronom melihat objek asing kedua yang melewati sistem tata surya, yang diduga berasal dari sistem bintang lain. Bahkan, objek itu dapat terbang mendekati Mars pada Oktober mendatang. 

Para ilmuan menduga kuat hal itu. Untuk saat ini, agaknya objek itu dikenal sebagai komet C/2019 Q4 (Borisov) atau (gb00234) dan tergolong sebagai interstellar, bukan batu dari dalam tata surya.

"Ini sangat menarik, membuat kami berpaling dari semua proyek lainnya," ujar Astronom dari European Southern Observatory, Olivier Hainaut kepada Business Insider, dilansir Kamis (12/9/2019).

Baca Juga: Mau Bangun Kehidupan di Mars, Elon Musk Uji Coba Pesawat Ruang Angkasa Baru

Objek interstellar pertama yang pernah dideteksi oleh ilmuan, 'Oumuamua, masuk ke dalam tata surya pada 2017. Bedanya, para ilmuan saat ini sudah lebih siap meneliti objek yang baru.

Hainaut yang juga mempelajari 'Oumuamua itu berujar, "Sekarang para astronom jauh lebih siap."

Gambar awal menunjukkan C/2019 Q4 diikuti oleh ekor kecil yang mirip lingkaran debu, menunjukkan ciri komet. Debu itu bisa membuat C/2019 Q4 lebih mudah dilacak daripada ‘Oumuamua, karena memantulkan cahaya matahari dengan cerah.

Ini juga dapat memudahkan para ilmuwan untuk mempelajari komposisi objek, karena instrumen teleskop dapat mengidentifikasi cahaya guna mencari kandungan zat kimia di objek itu.

Menurut Hainaut, akan lebih baik jika benda asing itu dikirim ke tata surya lain di luar yang saat ini berpusat pada matahari.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement