Jumat 13 Sep 2019 09:18 WIB

Salut! Anak PAUD di Negeri Singa Diajarkan Koding hingga Jadi Pengusaha

PAUD di Singapura ini menerima anak-anak usia 2 bulan hingga 6 tahun.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Salut! Anak PAUD di Negeri Singa Diajarkan Koding hingga Jadi Pengusaha. (FOTO: Foto: Reuters.)
Salut! Anak PAUD di Negeri Singa Diajarkan Koding hingga Jadi Pengusaha. (FOTO: Foto: Reuters.)

Warta Ekonomi.co.id, -- Negeri Singa memiliki PAUD yang mengajarkan keterampilan untuk beradaptasi dan bertahan di era digital, dengan biaya pendidikan S$2,4 hingga S$2,7. Namanya PAUD Trehaus, menerima anak-anak berusia 2 bulan hingga 6 tahun.

Program sehari penuhnya dibanderol S$2,7 (per bulan), sedangkan program setengah hari dikenakan biaya S$2,4. "Keterampilan yang kami ajarkan meliputi tekad, ketangguhan, dan ketahanan yang akan membantu anak-anak belajar dari kesalahan dengan cara yang positif," kata Kepala Sekolah Trehaus, Carolina Sam kepada BusinessInsider, dikutip Kamis (12/9/2019).

Baca Juga: Ini 3 Kampus Tempat Bapak Teknologi Indonesia Menimba Ilmu

Ada enam program yang bertemakan pekerjaan di era digital, dari CEO, insinyur, filantropis, atlet, kreatif, dan koki. Program itu bertujuan mengajarkan keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan itu, seperti kewirausahaan, koding, kemampuan berbicara di depan umum, kerja tim, pemikiran desain, hingga memasak.

Sam menambahkan, "Rangkaian program itu memainkan peran besar terhadap kemampuan mereka untuk sukses di sekolah dan dalam kehidupan."

Pendiri Trehaus, Dr Elaine Kim berharap untuk mempersiapkan anak-anak untuk masa depan yang terdisrupsi oleh teknologi, di mana soft skill menjadi lebih penting daripada hard skill.

"Lebih dari 50 persen pekerjaan yang ada dalam 50 tahun ke depan bahkan belum muncul hari ini," kata Kim, lalu melanjutkan, "Kami persiapkan mereka untuk hadapi itu."

PAUD itu terinspirasi dari Sillicon Valley. Kurikulumnya pun dirancang oleh para pakar pendidikan tahap awal dari berbagai institusi, termasuk Bing Nursery dan Stan Lab School di lembah pencetak banyak unicorn itu.

Guru juga mengajar anak-anak untuk mengambil risiko yang telah diperhitungkan, memperluas zona nyaman, hingga belajar mengontrol emosi, seperti cara menenangkan dan mengatur diri sendiri.

Terlepas dari program Bahasa Inggris dan Mandarin dua bahasa, Trehaus juga menawarkan program imersi Mandarin murni untuk memberi siswa keunggulan dalam membaca dan menulis bahasa Mandarin.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement