Senin 09 Sep 2019 12:20 WIB

Startup Kecantikan Ini Raih Pendanaan dari 2 Modal Ventura

Startup kecantikan ini mengumumkan telah mendapat pendanaan tahap awal (seed funding)

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Base Raih Pendanaan Tahap Awal dari 2 Modal Ventura Ini. (FOTO: Base)
Base Raih Pendanaan Tahap Awal dari 2 Modal Ventura Ini. (FOTO: Base)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Base, startup kecantikan yang baru berusia enam bulan, hari ini, Senin (9/9/2019), mengumumkan telah mendapat pendanaan tahap awal (seed funding), yang dipimpin East Ventures dan Skystar Capital.

Dana segar yang tidak disebutkan jumlahnya ini akan digunakan Base untuk mempercepat pertumbuhan konsumen dan merekrut lebih banyak talenta.

Yaumi Fauziah Sugiharta, Co-Founder dan CEO Base, berkata, "Base lahir untuk menghilangkan kesulitan memilih produk dengan cara menyederhanakan proses penemuan produk dan mendapatkan produk terpersonalisasi dengan menggunakan teknologi."

Mantan Head of Marketing Go-Jek ini menyakini bahwa setiap wanita harus mempunyai kebebasan dalam mendefinisikan arti kecantikan bagi mereka, dan memiliki cara unik sendiri untuk mendapatkan kondisi kulit yang mereka inginkan.

"Konsumen kami (dikenal dengan nama Base Friends) bisa mendapat sebuah produk kecantikan dan wellness dengan formula berkualitas tinggi, vegan, dan terpersonalisasi, langsung dari situs Base," jelas Yaumi melalui siaran berita.

Baca Juga: Mau Dirikan Startup? Simak Dulu Tips dari Bos Dompet Digital Ini

Co-Founder dan Chief Product Officer Base, Ratih Permata Sari menambahkan, Base mempelajari hasil konsultasi kulit dari para konsumennya, serta menyesuaikan produk-produk yang ditawarkankannya untuk memenuhi kebutuhan mereka.

"Saat ini, kami bermitra dengan laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D) di London dan Seoul untuk membantu kami mengembangkan produk dan memproduksinya secara lokal di Jakarta," ungkap ahli biokimia yang pernah menjadi product manager di DBS Singapura.

Asal tahu saja, industri kecantikan Indonesia saat ini bisa mencapai angka US$3 miliar (sekitar Rp42 triliun) dengan kategori perawatan kulit tumbuh positif mencapai 9% pada 2018, melebihi kategori lain seperti kosmetik.

Melisa Irene, Partner East Ventures, berkata, "Base tengah membangun inovasi penting di industri kecantikan Indonesia dengan memastikan produk-produk perawatan kulitnya tetap relevan dengan kebutuhan konsumen lokal. Ini adalah kesempatan emas bagi Base untuk mengubah proses pencarian produk yang begitu rumit menjadi sederhana dan terpersonalisasi."

Baca Juga: Lewat Bisnis Kecantikan, Harta Keluarga Lauder Melonjak Rp460 Triliun

Semntara itu, Managing Partner Skystar Capital, Abraham Hidayat mengungkapkan, pihaknya berbagi visi yang sama dengan dua pendiri Base, bahwa wanita Indonesia membutuhkan produsen kecantikan lokal yang berfokus pada tujuan perawatan kulit mereka yang unik.

"Kami yakin Base mampu memberikan dampak pada industri kecantikan Indonesia di tahun-tahun mendatang," pungkasnya. 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement