Selasa 30 Jul 2019 05:45 WIB

Begini Langkah Modalku Hadapi Peminjam yang Menunggak

Modalku mengirimkan notifikasi jadwal pembayaran kepada nasabah.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda
Ilustrasi Fintech ( Financial Technology)
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi Fintech ( Financial Technology)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai salah satu perusahaan financial technology (fintech) di bidang peer to peer (p2p) lending, Modalku telah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi peminjam yang menunggak. Co-Founder dan CEO Modalku, Reynold Wijaya, menjelaskan perusahaan sendiri memiliki tim khusus yang berdedikasi dalam mengumpulkan pembayaran pinjaman. 

"Kami membangun hubungan baik dengan masing-masing peminjam yang telah mendapatkan fasilitas pinjaman usaha dari Modalku," ujar Reynold, Senin (29/7). 

Baca Juga

Sebelum tanggal jatuh tempo, tim Modalku akan mengirimkan notifikasi jadwal pembayaran melalui beberapa channel, seperti email, telepon, ataupun SMS. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran, Modalku akan menanyakan perihal kendala yang dialami oleh bisnis peminjam dan juga berupaya untuk mencari solusi terbaik. 

"Kami akan mengupayakan pembayaran kembali sebaik mungkin agar pemberi pinjaman di Modalku juga tetap mendapatkan keuntungan dari pendanaannya," tutur Reynold.

Modalku memiliki beberapa langkah antisipasi untuk mencegah default, yakni assessment, monitoring, dan collection. Assessment dilakukan secara menyeluruh saat pengajuan pinjaman untuk memastikan peminjam memiliki kemampuan melunasi pinjaman. 

Reynold memastikan perusahaan menerapkan prinsip ‘Responsible Lending’. Prinsip ini adalah asas operasi Modalku untuk melakukan analisis penilaian terhadap pertumbuhan bisnis UMKM yang mendaftar untuk pinjaman Modalku. 

Perusahaan melakukan penilaian terhadap kemampuan finansial bisnis peminjam untuk memastikan apakah peminjam bisa melakukan pembayaran rutin dan mampu melunasi pinjaman. Dengan cara tersebut, menurut Reynold, sampai saat ini Modalku berhasil menekan default dibawah satu persen.

Setelah peminjam UMKM mendapatkan pinjaman, Modalku melakukan monitoring secara rutin dengan berkomunikasi secara reguler dengan peminjam. Bila terdapat kendala bisnis sehingga menyebabkan ketidaklancaran dalam pembayaran, perusahaan akan membantu dalam menemukan solusi

"Ketika peminjam terlambat membayar, Modalku akan melakukan collection," terangnya.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement