Senin 29 Jul 2019 19:40 WIB

Eksis di Dunia Digital, Eiger Buat Web Series

Di semester II tahun ini, Eiger sudah mempersiapkan serangkaian program digital.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Ki-ka: Bobby Prabowo (Sutradara), Wida Handoyo (Produser), Adinda Thomas, Nicko Irham, Rio T. Atmaja (Marketing Communication Eiger) menjelaskan kepada media soal Eiger yang sudah mempersiapkan serangkaian program digital yang akan meramaikan media sosial dan YouTube.
Foto: Foto: Istimewa
Ki-ka: Bobby Prabowo (Sutradara), Wida Handoyo (Produser), Adinda Thomas, Nicko Irham, Rio T. Atmaja (Marketing Communication Eiger) menjelaskan kepada media soal Eiger yang sudah mempersiapkan serangkaian program digital yang akan meramaikan media sosial dan YouTube.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejak menajamkan positioning sebagai penyedia alat-alat tropical adventure, Eiger terus memperkuat eksistensinya. Termasuk di ranah digital sebagai media yang menjawab tantangan zaman. 

Menurut Marcomm Manager PT Eigerindo Multi Produk Industri Arif R Husen, konten media sosial dan web series pada saluran YouTube sudah menjadi kewajiban bagi Eiger untuk berinteraksi dengan audience-nya. Di semester II tahun ini, Eiger sudah mempersiapkan serangkaian program digital yang akan meramaikan media sosial dan Youtube. 

 “Web series 'Jejak Rasa' di kanal Youtube Eiger Adventure adalah salah satu program digital yang kami jalankan," ujar Arif kepada wartawan, Senin (29/7).

Selain itu, ada juga beberapa digital activation seperti kompetisi foto, video hingga desain yang bertemakan lingkungan dan nasionalisme. Khusus web series, pada 2017 Eiger pernah merilis Dunia Dalam Kita di kanal Youtube dan sukses mengumpulkan ratusan ribu viewers

"Untuk mengobati rasa kangen Eigerian setelah dua tahun, web series Jejak Rasa dihadirkan dan dirilis pada 31 Juli 2019," katanya. 

Awalnya, dimulai dari melihat insight demografi followers Eiger saat ini. Setelah itu ditentukan target market yang ingin disasar, lalu mengembangkan ide tentang konten yang sesuai. 

Kata dia, kalau web series sebelumnya bergenre komedi, Jejak Rasa dibuat lebih seru dengan cast yang lebih fresh. "Web series dibuat berdasarkan riset yang dilakukan Eiger sebagai brand tropical adventure nomor satu di Indonesia," katanya.

Sejumlah nama seperti Adinda Thomas, David John Schaap, Fiersa Besari, dan Nicko Irham terlibat dalam barisan pemerannya. Diproduksi oleh Nimpuna Sinema yang disutradarai oleh Bobby Prabowo, Produser Wida Handoyo dan scriptwriter Ence Bagus dan Beni Siregar yang dikenal sebagai comic (stand up comedian).

Cerita yang dibangun web series Jejak Rasa, kata dia, diharapkan bisa memperluas jangkauan Eiger terhadap audiens dan memperkaya konten dari kanal Youtube Eiger Adventure. Keseruan kisah ceritanya pun, dirasakan para pemerannya selama masa syuting.

“Proses syuting-nya seru banget. Apalagi karakter dan look aku dibuat mirip," ujar Adinda Thomas yang berperan sebagai Dinda.

Menurut Adinda, yang menantang adalah cara menyelesaikan masalah serta keberaniannya dalam bertualang sambil mengungkapkan rasa. Web series ini benar-benar menjadikan pengalaman bagi dirinya, bersama teman-teman yang satu frekuensi. 

"Aku jadi ingin belajar tentang gunung dan hutan lebih jauh. Pokoknya harus nonton,” katanya.

Tak hanya Adinda, Nicko Irham juga merasakan hal yang sama. Dia senang menjalanin proses syuting. Apalagi hampir semua lokasinya di alam terbuka. "Semoga energi positif saat syuting terbawa ke penonton,” kata Nicko yang juga berperan sebagai Nicko.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement