Senin 03 Jun 2019 06:46 WIB

Kemendes PDTT: Pesantren Berkontribusi pada Pembangunan Desa

Ini terbukti dari kegiatan pondok pesantren dan alumni yang berperan aktif.

Rep: Umi Soliha/ Red: Gita Amanda
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dalam acara pembagian ribuan paket sembako gratis kepada masyarakat desa yang kurang mampu di Rumah Mujahadah, Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Ahad (2/6) lalu.
Foto: Kemendes PDTT
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dalam acara pembagian ribuan paket sembako gratis kepada masyarakat desa yang kurang mampu di Rumah Mujahadah, Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Ahad (2/6) lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusia, mengapresiasi peranan pondok pesantren dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Hal tersebut terbukti dari kegiatan pondok pesantren dan alumni yang berperan aktif dalam masyarakat.

Salah satu pesantren yang ia apresiasi adalah Pesantren Denanyar. Kegiatan-kegiatan pondok pesantren tersebut terbukti sangat bermanfaat dalam masyarakat. Selain itu, partisipasi tersebut pun dibuktikan dari output dari para alumni yang berperan aktif di tengah-tengah masyarakat sesuai profesi yang mereka miliki, baik sebagai guru ngaji, pamong desa, maupun tokoh lokal lainnya yang tersebar di desa-desa.

Baca Juga

"Pertemuan masyarakat di tempat ini menjadi bukti nyata adanya kontribusi dan peran nyata pondok pesantren di tengah-tengah masyarakat", kata Sekjen dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id dalam acara pembagian ribuan paket sembako gratis kepada masyarakat desa yang kurang mampu di Rumah Mujahadah, Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Ahad (2/6) lalu.

Anwar juga mengingatkan pembagian paket sembako di bulan suci Ramadhan tersebut diharapkan dapat menjadi spirit bagi semua pihak untuk saling berbagi dan beramal kebaikan bagi sesama. "Atas nama Kementerian Desa, kami sampaikan terima kasih kepada BRI, Bulog dan para pihak atas kerjasama selama ini untuk membantu masyarakat. Semoga dapat kita lanjutkan di waktu mendatang", katanya.

Lebih lanjut Anwar mengatakan, kepada para pemangku kepentingan desa agar memanfaatkan dana desa yang telah diterima selama empat tahun ini secara optimal. Baik dalam konteks pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sehingga dapat mempercepat tercapainya desa maju, mandiri dan sejahtera.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Denyanyar, Mas’ud Zuremi mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Kemendes PDTT, BRI, Bulog dan Pemda yang telah menunjuk pesantren  menjadi tempat acara pembagian sembako gratis kepada masyarakat Jombang.

"Pendistribusian sembako bernilai 100 ribu per paket ini terbagi dalam tiga tahap. Pertama, Sebanyak 500 paket dibagikan langsung kepada  500 masyarakat yang hadir saat ini. Kedua, Sebanyak 500 paket dibagikan setelah acara berlangsung. Ketiga,  Sebanyak 2000 paket didistribusikan kepada masyarakat di 21 Kecamatan yang dikoordinir oleh Ketua MWC (Majlis Wakil Cabang) NU di kecamatan masing-masing," jelasnya.

Sedangkan Bupati Jombang, Munjidah Wahab, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Jombang juga menyampaikan terima kasih kepada Kemendes PDTT dan Mitra Kerjanya BRI dan Bulog atas perhatian dan bantuannya dalam meringankan beban masyarakat desa yang kurang mampu di Kabupaten Jombang melalui program pemberian sembako gratis. Dia berharap bantuan tersebut  bermanfaat bagi masyarakat dan barokah bagi semua pihak.

"Ke depan, kami berharap agar perhatian dan bantuan program lainnya dari Kemendes PDTT dan pihak lain dapat terjalin linier  menyentuh langsung ke desa-desa se-Kabupaten Jombang", katanya.

Kepala Kantor BRI Cabang Jombang Nurohmi, selain berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan, juga berharap pembagian sembako gratis bagi masyarakat Jombang ini menjadi wujud kontribusi positif BRI kepada masyarakat Desa.

"Semoga program pemberian sembako gratis ini dapat mempererat jalinan selaturahmi kami selaku BUMN bersama Pemerintah terhadap masyarakat desa," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement