Kamis 21 Feb 2019 17:39 WIB

PLN Terangi Empat Desa di Kabupaten Bone

Masuknya listrik PLN bisa berdampak positif dan potensi ekonomi dapat berkembang

Petugas PLN. Ilustrasi.
Foto: Antara
Petugas PLN. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Suselrabar) melaksanakan penyalaan listrik dengan menerangi empat desa di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Ini dilakukan demi menggenjot target rasio elektrifikasi 100 persen di tahun 2019.

"Kami berharap anak-anak dari desa yang terpencil yang indah ini dapat menghasilkan generasi emas penerus bangsa dan nantinya dapat menjadi pemimpin di masa depan," kata GM PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf, melalui siaran persnya diterima, Kamis (20/2).

Baca Juga

Empat desa tersebut masing-masing Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Desa Langi tahap III, Kecamatan Bontocani, Desa Pattuku Kecamatan Bontocani dan Desa Sadar, Kecamatan Tellulimpoe. Bambang Yusuf berharap, dengan masuknya listrik Desa bisa berdampak positif dan potensi ekonomi dapat berkembang karena listrik bukan hanya penerangan semata namun juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan aliran listrik ini dapat bermanfaat utamanya bagi anak-anak sekolah yang ingin belajar pada malam hari," tambahnya di sela peresmian di Desa Langi, Kecaamatan Bintocani.

Bupati Bone, H A Fahsar Mahdin Padjalangi mengucapkan rasa syukurnya atas masuknya listrik ke desa ini dan warga akan sangat terbantu dengan hadirnya listik di empat desa tersebut. "Kita berharap anak-anak dapat belajar secara efektif dan menjadi penerus bangsa.  Hadirnya listrik PLN ini saya optimistis desa dapat maju dan berkembang," tambah Fahsar.

Camat Bontocani Andi Akbar mengatakan, optimis dengan masuknya listrik di desa tersebut kegiatan ekonomi akan meningkat sehingga aktivitas dapat berlangsung hingga malam hari.  "Anak-anak yang tadinya belajar menggunakan pelita sekarang bisa belajar dengan penerangan lampu hingga malam hari," kata Akbar.

Kini warga desa dapat menikmati listrik dan dapat dimanfaatkan bagi kegiatan usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan masyarakat. Untuk melistriki keempat desa tersebut, dibangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kilovolt (kV) sepanjang 26,15 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah 220 V sepanjang 15,825 kms. Total daya yang dialirkan sebesar 450 kVA untuk melayani 700 pelanggan.

Desa-desa ini jauh dari perkotaan, petugas PLN harus menempuh waktu enam jam dari Kota Makassar untuk menjangkau desa tersebut yang terletak di daerah pegunungan. Kondisi jalan setapak dengan kondisi geografis pegunungan hanya bisa dijangkau dengan kendaraan khusus dan motor trail, sehingga ini menjadi tantangan bagi teknisi PLN untuk melistriki desa tersebut. Kurang lebih setahun PLN berhasil mengalirkan listrik di empat desa itu.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement