Jumat 14 Dec 2018 08:48 WIB

Kemenristekdikti Tetapkan BB Biogen Pusat Bioteknologi

Kemenristekdikti beri penghargaan lembaga litbang dan PUI tanah air ciptakan inovasi

Red: EH Ismail
Kemenristekdikti tetapkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI)  Bioteknologi Pertanian.
Kemenristekdikti tetapkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Pertanian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI)  Bioteknologi Pertanian. Apresiasi ini diberikan oleh Menteri Ristekdikti yang diwakili oleh Direktur Jendral Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo, di Gedung Indonesia Covention Exhibition, Tangerang, Banten, Kamis (13/12).

Selain apresiasi PUI, BB Biogen juga memperoleh sertifikasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP). Dengan perolehan sertifikasi KNAPPP maka selain unggul dalam capaian kinerja, proses dan kelengkapan BB Biogen sebagai lembaga penelitian juga layak diakui secara nasional.

Menurut Patdono, apresiasi yang diberikan Kemenristekdikti merupakan bentuk penghargaan terhadap lembaga litbang dan PUI tanah air yang telah membantu pemerintah melalui Kemenristekdikti dalam menciptakan inovasi. Patdono berharap seluruh lembaga litbang kementerian maupun non kementerian, lembaga litbang daerah, dan lembaga litbang industri terus berinovasi untuk kemajuan Indonesia.

Penilaian Kemenristekdikti dalam mengukur keunggulan BB Biogen dievaluasi pada berbagai faktor. Faktor pertama adalah penilaian terhadap keunggulan sumber daya yang dimiliki, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, standar prosedur kerja serta perolehan akreditasi laboratorium.

Program kerja dan capaian kerja dalam jangka pendek, menengah dan panjang juga diukur untuk menentukan apakah BB Biogen layak disebut sebagai PUI.

Beberapa capaian kinerja yang dijadikan kriteria penilaian diantaranya jumlah produk unggulan yang dihasilkan seperti varietas unggul baru dan teknologi baru lainnya, jumlah publikasi nasional dan internasional yang dihasilkan setiap tahun, jumlah kerjasama baik dalam skala nasional maupun internasional, peran BB Biogen dalam mengimplementasikan hasil kerjanya pada masyarakat, serta bagaimana manajemen penelitian dapat berlangsung sesuai standar yang ditetapkan.

Dari berbagai kriteria yang ditetapkan dan pengawasan setahun sejak 2017, maka ditetapkan BB Biogen layak mendapat penghargaan sebagai Pusat Ungggulan Iptek dari Kemenristekdikti.

Kepala BB Biogen, Mastur menyebutkan, apresiasi yang diperoleh tidak akan terwujud tanpa adanya kerja keras dari seluruh pegawai di BB Biogen. Apresiasi ini pun dianggap sebagai bukti semua kegiatan riset dan diseminasi yang dikerjakan secara bersungguh-sungguh berdasarkan pada kebijakan dan rencana strategis Kementeria Pertanian akan mendapatkan hasil yang baik.

"Salah satu aspek penting keberhasilan sebagai PUI adalah diseminasi atau menyebarluaskan hasil penelitian. Dalam beberapa tahun terakhir ini kami pacu agar hasil penelitian bioteknologi kami dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tentu dengan kerja keras bersama hingga akhirnya kami medapat apresiasi dari Kemenristekdikti," ujar Mastur.

Mastur menambahkan, perolehan apresiasi PUI bukan akhir melainkan awal dari kerja keras seluruh pegawai untuk mempertahankan status BB Biogen sebagai lembaga PUI.

"Saya melihat, yang terutama perlu ditingkatkan adalah bagaimana kita menghasilkan varietas dan teknologi, kemudian bagaimana produk itu bisa sampai kepada masyarakat, khususnya petani," ujar Mastur.

Sementara untuk sertifikasi KNAPPP, Mastur menilai bahwa salah satu indikator perolehannya adalah keberadaan laboratorium yang dapat dihandalkan sebagai suatu lembaga unggul.

"Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras untuk memperoleh apresiasi dan sertifikasi ini," tutup Mastur. (Andika Bakti)

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement