Kamis 08 Nov 2018 20:55 WIB

ASR 2018 Berkontribusi Mendongkrak Ekonomi Syariah

Ke depan, diharapkan kategori yang diberikan lebih banyak.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Friska Yolanda
Anugerah Syariah Republika digelar di JW Marriot, Kamis (8/11).
Foto: Republika/Friska Yolandha
Anugerah Syariah Republika digelar di JW Marriot, Kamis (8/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018 digelar pada Kamis (8/11) di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Pusat. David Chalik, Master of Ceremony dalam acara tersebut mengatakan penganugerahan yang diberikan Republika kepada pelaku ekonomi syariah merupakan bentuk dukungan yang harus terus dijaga konsistensinya.

Menurut David, apa yang dilakukan Republika melalui pemberian penghargaan kepada institusi dan industri keuangan syariah, berdampak besar bagi perkembangan ekonomi syariah yang ada saat ini. "Apa yang kita lihat saat ini, perkembangan perekonomian syariah yang saat ini ada di Indonesia salah satunya adalah buah dari konsistensi Republika," kata David, di Mutiara Ballroom, Kamis (8/11).

Pada ASR 2018 kali ini, penghargaan  diberikan kepada institusi dan industri keuangan syariah dari perbankan, keuangan nonperbankan, asuransi, financial technology (fintech), multifinance, lembaga filantropi, tujuan wisata halal (ramah Muslim) terfavorit, hingga tokoh ekonomi syariah.

David menilai hal tersebut akan membuat para pelaku industri dan institusi syariah berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam mempromosikan dan melaksanakan sistem perekonomian syariah. Bahkan, tambah dia, perekonomian syariah mampu mendorong pergerakan ekonomi Indonesia secara umum.

"Kesadaran masyarakat untuk mengembangkan ekonomi syariah dalam rangka wujud ketakwaan pada Allah ternyata punya dampak yang luar biasa dalam penggerakan pergerakan ekonomi bangsa," tambah dia.

David meyakini, apa yang Republika lakukan akan menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk berlomba-lomba mengembangkan ekonomi syariah. "Saya yakin, kedepannya dengan konsistensi Republika mengapresiasi para pelaku penggerak ekonomi syariah, Insyaallah ini akan jadi motivasi yang baik. Dan nanti kedepannya akan lebih berkembang lagi ekonomi syariah di Indonesia," lanjut dia.

David berharap ke depannya Republika menambahkan kategori penghargaan yang diberikan. "Mungkin pelaku bisnis yang menjual busana Muslim yang halal, sepatu halal, makanan halal. Ekonomi kan luas, nggak cuma finance. Banyak peluang-peluang lain," kata David memberi masukan.

Meskipun begitu, David melihat antusiasme masyarakat terhadap ekonomi syariah cukup baik berkat upaya Republika memberikan ruang bagi sistem ekonomi syariah. "Event ini menjadi salah satu event yang dinantikan oleh pelaku ekonomi syariah, artinya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap event ini cukup baik," lanjut dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement