Rabu 31 Oct 2018 01:14 WIB

Surveyor Indonesia Raih Penghargaan di BHUN Award 2018

Realisasi Siswa Mengenal Nusantara tahun 2015-2017 mencapai 2.500 siswa.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M Noer (kanan).
Foto: Dok PTSI
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M Noer (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, BONTANG -- PT Surveyor Indonesia (Persero) mendapatkan Penghargaan  BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN)  Terbaik I untuk Program Siswa Mengenal Nusantara sebagai pelaksana di Provinsi Bali pada tahun 2017 bersama PT Jasa Marga (Persero), Tbk, dan PT ITDC (Persero).

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negera, Rini M Soemarno dei Bontang, Senin (29/10). Di posisi kedua PT Telkom (Persero), Tbk dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai pelaksana Provinsi Banten, dan  Posisi ketiga dimenangkan oleh PT BTN (Persero) Tbk sebagai pelaksana di Provinsi Gorontalo.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementrian BUMN, Hambra mengatakan BUMN Hadir Untuk Negeri merupakan grada terdepan bagi BUMN untuk menunjukan kerja nyata kepada seluruh stakeholder khususnya masyarakat Indonesia. Baik program peringatan HUT RI maupun siswa Mengenal Nusantara di 34 Provinsi di Seluruh Indonesia seluruhnya membawa nafas perubahan dalam membangun kapasitas nasional.

 "Realisasi total Siswa Mengenal Nusantara tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 mencapai 2.500 siswa, " kata Hambra dalam rilis PT Surveyor Indonesia (PTSI) yang diterima Republika.co.id, Selasa (30/10).

Ia menambahkan, proses penilaian dimulai dengan pengumpulan laporan dari masing-masing BUMN, lalu dilanjutkan dengan rekapitulasi self assessment oleh seluruh BUMN review dan pembobotan oleh tim kementerian BUMN.  Formulasi penilaian dengan melibatkan pihak eksternal independen. Lalu, pengumpulan presentasi dari masing-masing BUMN hingga akhirnya dilakukan penjurian final pada tanggal 25 September 2018 lalu oleh dewan juri yang berasal dari internal dan eksternal Kementrian BUMN.

Adapun seleksi untuk program BHUN Award dilakukan dari bulan September 2018. Juri BHUN Award 2018 berasal dari kalangan internal dan eksternal. Juri internal dari Kementerian BUMN terdiri dari Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis,  Hambra;  Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Aloysius Kiik Ro, dan Staf Khusus II Menteri BUMN,  Judith Dipodiputro.

Sedangkan juri eksternal mewakili kalangan akademisi yaitu Dekan School of Business and Economics of Universitas Prasetiya Mulya,  Agus W. Soehadi; Managing Director Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Toto Pranoto; untuk kalangan praktisi yaitu Senior Editor Majalah SWA Group,  Edhy Aruman serta Pendiri dan Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Hendri Saparini.

Hambra mengemukakan, program BHUN yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan konsisten dilakukan oleh BUMN sejak tahun 2015 merupakan upaya mewujudkan peran BUMN sehingga manfaat BUMN bagi masyarakat benar-benar dapat hadir di tengah masyarakat.  Adapun rangkaian Program BHUN Tahun 2017 di Provinsi Bali meliputi Siswa Mengenal Nusantara (SMN), Bedah Rumah Veteran, Jalan Sehat 5 Km, Upacara Bendera 17 Agustus, dan Pembinaan Mantan Atlet.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada BUMN yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2017," tutur Hambra.

photo
PT Surveyor Indonesia (Persero) meraih BHUN Award 2017.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M Noer menyatakan,  program BHUN yang dilaksanakan merupakan wujud sinergi BUMN yang positif antara Surveyor Indonesia, Jasa Marga dan ITDC. “Khususnya Program SMN yang menjadi wadah edukasi mengenalkan peran BUMN bagi pembangunan Indonesia khususnya generasi muda. Menariknya program SMN juga mengajak peserta dari difabel,” kata Dian.

Program SMN bertujuan untuk mewujudkan rasa nasionalisme sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan Nusantara. Program yang berlangsung dari tanggal 16 sampai 24 Juli 2017  merupakan program pertukaran pelajar setingkat SMA dan sederajat. Sebanyak  20 siswa terpilih tingkat Provinsi Bali dikirim ke Provinsi Maluku Utara untuk mengikuti kegiatan yang dikelola oleh BUMN lainnya.

"Sebaliknya, Provinsi Bali menerima 20 orang siswa terpilih setingkat Provinsi Maluku Utara untuk mengenal lebih jauh Provinsi Bali dari sisi pendidikan, sosial budaya, pariwisata, dan enterpreneurship," kata Dian.

Selama mengikuti SMN, siswa tinggal di rumah warga di Desa Mas Ubud. Mereka  mempelajari berbagai budaya lokal, seperti tari Bali, seni ukir, seni kuliner Bali dan Subak. Peserta SMN juga mengunjungi lokasi-lokasi wisata dan bersejarah serta pusat pendidikan utama di Bali. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan berbagai pelatihan untuk mengembangkan keahlian seperti pelatihan menulis dan kelas memasak.

Dian M Noer mengatakan, capaian ini merupakan kali kedua bagi PTSI. Tahun 2017 lalu, PTSI terpilih sebagai BUMN penyelenggara terbaik bersinergi dengan PT BNI (Persero), Tbk di Provinsi Kepulauan Riau. "Kegiatan BHUN ini kami laksanakan sebagai wujud nyata kepedulian  perusahaan terhadap masyarakat sekitar," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement