Jumat 07 Sep 2018 19:18 WIB

Dicopot dari Jasa Marga, Refly Harun 'Merapat' ke Pelindo I

Refly Harun dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Jasa Marga

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Refly Harun.
Foto: Antara
Refly Harun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Refly Harun kini sudah mendapatkan jabatan baru di tempat lain. Refly menegaskan dirinya saat ini sudah resmi menjadi komisaris utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero).

“Saya sudah resmi ya (menjadi komisaris utama Pelindo I). Sudah resmi hari ini diangkat,” kata Refly, Jumat (7/9).

Setelah mendapatkan jabatan barunya, Refly memastikan untuk selanjutnya akan mengenal terlebih dahulu Pelindo I seperti apa. Dia mengatakan, untuk mengenali Pelindo I tidak hanya sekedar di atas kertas tapi juga mendetil hingga ke lapangan.

Sebab, Refly menegaskan dia dia harus mengemban tugas tersebut untuk kemajuan perusahaan dengan porsi masing-masing. "Nah nanati saya pelajari macam-macam, target-targetnya juga misalanya jangka panjang dan pendek seperti apa. Kan semua itu sudah dirumuskan dari sebelumnya,” tutur Refly.

Refly menegaskan untuk selanjutnya dia akan menjalani dengan baik baik tugasnya dengan direksi yang saat ini di Pelindo I. Selain itu, dia menegaskan mengenai langsung karyawannya juga penting karena akan banyak hal yang bisa dilakukan.

Meski dipindah jabatannya di Pelindo I, Refly merasa dirinya tidak memulai dari nol lagi. “Seperti di Jasa Marga dulu. Saya sudah punya pengalaman. Paling tidak, saya sudah paham apa yang dilakukan,” ujar Refly.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mencopot Refly dari Komisaris Utama Jasa Marga murni sebagai perputaran jabatan. Menurut Rini, perputaran jabatan tersebut biasa dilakukan di berbagai lembaga.

Setelah dicopot dari Jasa Marga sejak Rabu (5/9), Rini memindahkan Refly sebagai Komisaris Utama Pelindo I. “Memang kita juga butuh orang hukum di kita, di aktivitas tadi di Sumatra," tutur Rini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement