Kamis 02 Aug 2018 10:18 WIB

Investor Turki Dibidik Tanamkan Investasi di Indonesia

Tukrki diharapkan menjadi mitra dalam pengembangan ekonomi Islam.

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Nur Aini
Bendera Turki di jembatan Martir, Turki
Foto: AP
Bendera Turki di jembatan Martir, Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL –- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengajak investor Turki untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam acara Forum Promosi Investasi Indonesia–Istanbul yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Turki, Selasa (31/7).

"Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar mengembangkan skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) sebagai upaya membangun infrastruktur tanpa harus mengandalkan anggaran pemerintah," kata Bambang melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (2/8).  
 
Bambang pun mengundang para investor Turki untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu mengingat keberhasilan Turki dalam mengelola investasi melalui skema Public-Private Partnership (PPP), yang terbukti lewat pembangunan bandar udara Istanbul yang memiliki enam landas pacu dan daya tampung 500 pesawat. 
 
Selain itu, Turki diharapkan dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Indonesia yang memiliki misi menjadi pusat ekonomi Islam dunia. Termasuk di dalamnya, peran ekonomi Islam dalam pembangunan infrastruktur.
 
Dalam lawatan ke Turki, Bambang menyempatkan untuk berkunjung ke jembatan Yavuz Sultan Selim di Selat Bosphorus serta berdiskusi dengan Direktur Investasi Infrastruktur IC Holding Murat Sogancioglu sebagai pemegang konsesi dari jembatan tersebut. Jembatan Yavuz Sultan Selim merupakan hasil kerja sama Pemerintah Turki dengan pihak swasta melalui skema pembiayaan nonanggaran pemerintah.
 
Menurut Menteri Bambang, Turki merupakan salah satu negara yang berhasil mengimplementasikan skema PPP pada berbagai sektor infrastruktur, antara lain jembatan, jalan tol, hingga bandara. Melalui kunjungan ke Turki, Menteri Bambang berharap investor Turki dapat menjadi mitra strategis Indonesia dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri baik melalui skema PPP maupun PINA.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement