Jumat 27 Jul 2018 16:44 WIB

Jepang Sebut Pelabuhan Patimban Prospektif

Selain untuk Indonesia, pembangunan Patimban juga berdampak pada ekonomi Jepang.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolanda
Pembangunan dermaga pelabuha Patimban
Pembangunan dermaga pelabuha Patimban

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Japanese Embassy minister for economic affairs, Mari Takada menilai kerja sama yang dibangun antara pemerintah Indonesia dan Jepang merupakan tindak lanjut dari hubungan bilateral selama ini. Mari mengatakan Jepang mendukung penuh proyek pembangunan pelabuhan patimban ini dengan mempertimbangkan prospek investasi ke depan.

Mari mengatakan, Jawa Barat dan Jawa Tengah merupakan sentra industri yang banyak berasal dari Jepang. Ia menjelaskan dengan adanya pembangunan pelabuhan tersebut maka akan meningkatkan potensi pengembangan industri Jepang.

"Lokasi itu memang banyak perusahaan jepang, saya pikir itu bisa berfungsi pada impor dan ekspor barang atau produksi dari perusahaan jepang tapi saya berpikir memang lebih baik untuk ekonomi jepang," ujar Mari di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (27/7).

Baca juga, Operator Patimban Dilelang September

Mari menjelaskan, kerja sama antara Indonesia dan Jepang di Pelabuhan Patimban ini bukan hanya persoalan pembiayaan. Kedua negara sepakat untuk bisa meningkatkan perekonomian negara masing masing dengan proyek ini.

"Proyek ini juga penting untuk kemajuan perekonomian Indonesia," ujar Mari.

Mari menyambut baik proyek ini. Sebab jika selama ini semua tumpuan logistik berada di Tanjung Priok kondisi tersebut sudah tidak lagi kondusif. Kemacetan yang terjadi disekitar Pelabuhan Tanjung Priok membuat proses logistik tidak bergerak secara cepat.

Mari juga menjelaskan selain kerja sama dalam pembangunan proyek Jepang dan Indonesia sepakat untuk melakukan pengoperasian pelabuhan ini secara bersama-sama. Jepang juga terbuka dengan keterlibatan swasta untuk mengoperasikan pelabuhan ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement