Jumat 16 Mar 2018 07:35 WIB

Malaysia Kejar Pasar Makanan Halal Premium Global

Sudah ada seribu produk di Malaysia yang mendapatkan setrifikat halal.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Dwi Murdaningsih
Halal, ilustrasi
Halal, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Malaysia berencana mengenalkan program baru untuk meningkatkan pariwisata dan citra industri halal negara di ranah global. Program hadiah makanan premium halal adalah yang terbaru dicetuskan oleh Menteri Budaya, Pariwisata, Mohamed Nazri Aziz.

Ia mengatakan konsep unik ini bertujuan untuk ikut ambil peran dalam penjualan parsel makanan internasional yang nilainya ditaksir terus meningkat. Pada 2020, perkembangannya diperkirakan mencapai 73 triliun dolar AS.

"Parsel makanan premium halal bisa diberikan sebagai hadiah pada teman di luar negeri atau rekan kolega," kata dia.

Makanan ini harus bisa disimpan dalam suhu ruang dalam jangka panjang dan tidak perlu lemari pendingin. Nazri menyampaikan hal ini dalam penandatanganan MoU antara Seni Teknologi Sdn Bhd dan KDU University College. Memorandum ini meminta mahasiswa KDU untuk berpartisipasi dalam upaya Seni Teknologi untuk berkolaborasi dengan perusahaan makanan halal.

Kolaborasi tersebut dalam hal peningkatan sisi estetik parsel makanan, menciptakan nama merek dan meningkatkan kepekaan pasar. Posisi Malaysia sebagai negara Muslim membawa pengaruh besar di pasar global.

Malaysia adalah negara pertama di dunia dengan sistem penjaminan halal yang sistematis dan terdokumentasi. Sistem ini dikembangkan oleh Departemen of Islamic Development (Jakim).

"Ini saatnya memperkenalkan program pasar makanan halal sehingga pembeli di luar negeri bisa dengan mudah membeli produk bersertifikasi Jakim dari perusahaan Malaysia," kata dia.

Hingga saat ini, ada 30 perusahaan dengan lebih dari 1.000 produk makanan yang telah mengantongi sertifikasi Jakim. Jika program sukses, maka Malaysia akan menjadi yang terdepan dalam distribusi industri pangan global.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement