Kamis 15 Feb 2018 11:29 WIB

Cina Tambah Kawasan Industri Terpadu

Kawasan industri Unigroup di Chongqing akan mendukung perusahaan hulu dan hilir.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini
Industri Cina
Foto: Xinhua
Industri Cina

REPUBLIKA.CO.ID, CHONGQING -- Pemerintah Kota Chongqing menyatakan, Tsinghua Unigroup dan Sino IC Capital telah menandatangani kesepakatan strategis untuk membentuk perusahaan investasi terpadu senilai 15,8 miliar dolar AS. Perusahaan patungan ini diperkirakan akan berinvestasi hingga 100 miliar dolar AS di sektor manufaktur hingga 10 tahun ke depan.

Dilaporkan Xinhua, Kamis (15/2), perusahaan pembuat chip terkemuka, China Unigroup juga telah sepakat untuk membangun kawasan industri di wilayah Cina barat daya dengan perkiraan investasi sekitar lebih dari 60 miliar yuan. Kawasan industri ini akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan basis manufaktur.

Investasi ini merupakan yang terbesar sejak Chongqing menjadi kota besar keempat di Cina pada 1997. Chongqing menjadi pusat industri elektronik dan telah menyumbang sekitar lebih dari 570 miliar yuan, atau seperempat dari output industrinya pada 2017.

Kawasan industri Unigroup di Chongqing akan mendorong pengembangan perusahaan hulu dan hilir. Selain itu, kawasan industri tersebut diperkirakan akan menghasilkan pendapatan lebih dari 10 miliar yuan per tahun.

Sino IC Capital yang mengelola China Integrated Circuit Industry Fund akan membantu mempromosikan lebih banyak perusahaan IC untuk beroperasi di Chongqing.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement