Jumat 02 Feb 2018 21:59 WIB

Indonesia Ekspor 20 Ribu Ton Manggis ke Arab dan Cina

Ekspor manggis terbukti memberi nilai tambah harga ke petani.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Indira Rezkisari
Buah manggis
Foto: Antara
Buah manggis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia kembali mengekspor buah manggis ke beberapa negara Arab dan Cina setelah musim panen manggis ini. Ekspor manggis ke Cina terbuka kembali kerannya per Desember 2017 lalu.

"Musim panen buah manggis secara simultan terjadi di seluruh sentra buah manggis. Di awali pulau Sumatra, Jawa dan berakhir di NTB yang akan berlangsung hingga akhir April 2018. Saya optimis target 2000 ton dapat kita penuhi" ujar Kepala Badan Karantina Pertanian, Banun Harpini.

Hal ini ia sampaikan saat pelepasan ekspor 16 ton manggis ke Cina via pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (2/2). Tidak hanya Cina, wilayah Arab pun menjadi tujuan ekspor buah manggis asli Indonesia.

Banun menjelaskan bahwa momen ini menjadi amat penting, mengingat akselerasi ekspor produk pertanian. Dan peran strategis Badan Karantina Pertanian dalam meningkatkan daya saing produk pertanian untuk kesejahteraan petani. "Badan Karantina Pertanian senantiasa berkomitmen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani melalui akselerasi ekspor produk pertanian" tegas Banun.

Untuk mendapatkan harga jual yang tinggi, produk pertanian harus memenuhi standar SPS agar diterima di negara ekspor. Peningkatan nilai tambah harga manggis yang memenuhi standar SPS dapat mencapai tiga kali lipat harga manggis lokal.

Perdagangan ekspor manggis telah memberikan bukti nyata bagi nilai tambah harga yang diterima petani. Contohnya petani manggis di desa Cibolang, Sukabumi, mitra PT. Manggis Elok Utama yang semula manggisnya hanya dibeli dengan kisaran harga Rp 5.000 hingga Rp 8.000 per kg menjadi Rp 30 ribu per kg setelah menjadi komoditas ekspor.

Diakui dia, Badan Karantina Pertanian terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada para eksportir melalui program inline inspection karantina. "Kami mengedukasi semua proses pengawasan in line inspection kepada petani dan eksportir, sehingga proses pemeriksaan tindakaan karantina di tempat pengeluaran ekspor menjadi lebih cepat, efektif dan efisien" jelasnya.

Dan terbukti sejak musim buah bulan October 2017 lalu, sampai dengan hari ini telah terkirim 10,2 ton. Selain Cina, 10 negara pengimpor manggis Indonesia terbesar yaitu , Thailand, Malaysia, Vietnam, United Emirat Arab, Perancis, Belanda, Saudi Arabia, Oman, Qatar, Hong Kong.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement