Senin 25 Dec 2017 17:35 WIB

Libur Natal dan Tahun Baru, Konsumsi Pertamax Meningkat

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih
Pekerja memeriksa isi tangki truk pengangkut BBM, di Depo Pertamina Pengapon, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, Pertamina MOR IV Jateng-DIY menyiapkan 18 SPBU kantong yang tersebar di berbagai wilayah Jateng dan DIY untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kebutuhan konsumsi BBM yang diperkirakan akan naik, yaitu Premium 10 persen, Pertamax 11 persen, Pertalite 11 persen, Dexlite 18 persen, dan Pertamina Dex 31 persen.
Foto: Rekotomo/Antara
Pekerja memeriksa isi tangki truk pengangkut BBM, di Depo Pertamina Pengapon, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, Pertamina MOR IV Jateng-DIY menyiapkan 18 SPBU kantong yang tersebar di berbagai wilayah Jateng dan DIY untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kebutuhan konsumsi BBM yang diperkirakan akan naik, yaitu Premium 10 persen, Pertamax 11 persen, Pertalite 11 persen, Dexlite 18 persen, dan Pertamina Dex 31 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) selama tujuh hari masa Satuan Tugas BBM Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 berjalan dengan baik. PT Pertamina (Persero) mencatat dalam kurun waktu 18-24 Desember 2017 tersebut, minat masyarakat terhadap BBM berkualitas semakin meningkat mencapai lebih dari 10 persen.

"Kepedulian konsumen terhadap BBM berkualitas dapat dilihat dari tingginya minat masyarakat mengonsumsi BBM non subsidi berkualitas seperti Pertalite, Pertamax, dan Dexlite yang semakin meningkat," kata Adiatma Sardjito, Vice President Corporate Communication Pertamina.
 
Adiatma menjelaskan bahwa rata-rata penyaluran BBM non subsidi jenis Pertalite mengalami lonjakan signifikan mencapai sekitar 49 ribu Kilo Liter (KL) per hari atau meningkat 43 persen dibandingkan periode Satgas 2016. Jika dibandingkan konsumsi rata-rata pada kondisi normal di tahun 2017 yang berada pada kisaran 45 ribu KL per hari, maka penyaluran Pertalite selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan 9 persen.
 
Selain itu, imbuhnya, rata-rata penyaluran BBM nonsubsidi jenis Pertamax mencapai lebih dari 17 ribu KL per hari atau sekitar 20 persen di atas periode Satgas 2016. Apabila dibandingkan konsumsi rata-rata pada kondisi normal sekitar 16 ribu KL per hari, maka penyaluran Pertamax selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan lebih dari 9 persen.
 
Adiatma menambahkan bahwa Pertamina Dex juga diminati konsumen pengguna kendaraan bermesin disel. BBM non subsidi jenis Pertamina Dex ini rata-rata penyalurannya mencapai lebih dari 570 KL per hari atau meningkat sekitar 17 persen dibandingkan periode Satgas 2016. Jika dibandingkan kondisi normal yang berada pada kisaran 531 kiloliter per hari, maka penyaluran Pertamina Dex selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan 8,7 persen.
 
Lonjakan yang sangat signifikan terjadi untuk BBM non subsidi jenis Dexlite. Rata-rata penyaluran BBM non subsidi jenis Dexlite menembus angka 1.900 KL per hari atau sekitar 156,1 persen dibandingkan periode Satgas 2016. Jika dibandingkan dengan kondisi normal yang berada pada kisaran 1.600 KL per hari, maka penyaluran Dexlite selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan sekitar 17 persen.
 
"Kami akan terus melayani kebutuhan BBM masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru hingga masa Satgas ini berakhir pada tanggal 8 Januari 2018," kata Adiatma.
 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement