REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- PT Semen Padang menerima Anugerah Anak Perusahaan BUMN Indonesia Terbaik 2017 di sektor Industri Dasar & Kimia (Semen) oleh Majalah Economic Review dan Perbanas Institute, IPMI International Business School, Indonesia- Asia Institute dan Ideku Group. Penyerahan anugerah itu dilaksanakan pada acara Conference & Award bertema "Peluang dan Tantangan Perusahaan Indonesia dan Singapura". Ajang ini sekaligus menyambut 50 tahun hubungan Indonesia- Singapura, di Hall Kedutaan Besar RI di Singapura, Rabu (22/8).
"Alhamdulillah, ini merupakan prestasi bergengsi yang berhasil diraih PT Semen Padang pada 2017. Tentunya ini sebagai bentuk pengakuan atas kinerja yang baik yang telah dicapai perusahaan selama tahun 2016," kata Dirut PT Semen Padang Benny Wendry, usai menerima penghargaan di Kedubes Indonesia, di Singapura, Rabu (23/8).
Penghargaan ini diserahkan Ketua Dewan Juri Anugerah Anak Perusahaan BUMN 2017 (AAPBUMN 2017) Irina Mildawani, yang didampingi Founder sekaligus CEO Economic Review Irlisa Rahchmadiana. Dari 10 kategori yang dinilai Dewan Juri AAPBUMN 2017, PT Semen Padang mendapat penilaian Very Excellent untuk tujuh kategori, yakni Finance, Good Corporate Governance, Legal, Marketing, Corporate Social Responsibility, Information Technology, dan Corporate Communication.
Sedangkan untuk tiga kategori lainnya, masing-masing Risk Management, Human Capital, dan Operational, PT Semen Padang meraih Excellent.
Benny mengatakan bahwa kinerja positif yang dicapai PT Semen Padang selama 2016 yang menjadi sasaran penilaian merupakan buah hasil kerja keras dan dukungan semua pihak baik di internal maupun eksternal perusahaan. "Untuk itu penghargaan ini kami persembahkan kepada semua stakeholders perusahaan yang telah ikut mendorong kemajuan perusahaan," ujar Benny.
AAPBUMN 2017 merupakan penghargaan atas Apresiasi Kinerja Perusahaan atas hasil Kinerja Perusahaan di tahun 2016. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada anak perusahaan BUMN di Indonesia dengan memberikan penghargaan terbaik dari hasil penilaian kategori korporasi.
Rektor Perbanas Intitute Marsudi Wahyu Kisworo mengatakan, penghargaan yang diberikan ini berbeda dengan peghargaan dari lembaga lembaga-lembaga lainnnya, yang terkadang fokus pada satu sektor saja seperti finansial. Untuk penghargaan ini, ada 10 sektor yang menjadi obyek penilaian yang merupakan gabungan dari seluruh sektor, yakni Finance, Good Corporate Governance, Legal, Marketing, Corporate Social Responsibility, Information Technology, dan Corporate Communication.
"Kami juga menilai Chief Executive Officer (CEO) untuk melihat kemampuan, dan visinya. Jadi penilaian kami sangat komperehensif, sehingga membutuhkan waktu yang lama, dan proses yang melelahkan," kata Marsudi.