Kamis 15 Jun 2017 21:40 WIB

Tips Hemat Memasak dengan Gas Bumi

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Dwi Murdaningsih
PGN memberikan pelathan memasak untuk warga rusun Klender.
Foto: republika/retno wulandari
PGN memberikan pelathan memasak untuk warga rusun Klender.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasak menjadi aktivitas yang rutin dilakukan setiap hari terutama oleh kaum ibu. Jika tidak cermat dalam penggunaannya, gas yang sering dijadikan bahan bakar dalam memasak akan cepat habis yang mana akan berdampak pada pemborosan.

Salah satu upaya penghematan bisa dengan menggunakan bahan bakar gas bumi. Pada dasarnya, menurut Chef  Andry Abboud, memasak dengan menggunakan gas bumi sudah jauh lebih hemat dibandingkan dengan LPG. Kendati demikian, memasak dengan cara tepat akan membuat upaya penghematan menjadi lebih maksimal.

Andry menyebutkan beberapa cara untuk menghemat penggunaan gas bumi. Pertama, memasak dengan menggunakan api kecil. Masak dengan api besar akan membuat pemakaian jadi lebih banyak.

"Untuk memasak dengan bahan bakar gas bumi cukup dengan api kecil. Dengan api kecil saja panasnya cepat karena tekannya kuat dan stabil," ujar Andry, di Klender, Jakarta Timur, Kamis (15/6).

Kedua, menutup panci saat merebus juga bisa dilakukan untuk mempercepat proses pematangan. Sehingga, durasi waktu memasak pun menjadi berkurang dan pemakaian gas lebih efisien.

Ketiga, pilih alat masak yang dapat dengan cepat menyerap panas, menyimpan panas dan mengeluarkan panas seperti stainless steel. Pemilihan alat memasak yang tepat juga dapat mempengaruhi pemakaian gas. Bahkan ketika api dimatikan, alat dari bahan baja tebal atau stainless steel masih menyimpan panas dan masih bisa untuk memasak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement