Senin 17 Apr 2017 15:45 WIB

BPS Catat Kenaikan Impor Lebih dari 17 Persen

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nur Aini
Arus ekspor-impor di pelabuhan
Foto: M Syakir/Republika
Arus ekspor-impor di pelabuhan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada Maret 2017 mencapai 13,36 miliar dolar AS. Angka tersebut naik 17,65 persen dibanding Februari 2017. Namun, jika dibandingkan Maret 2016 meningkat 18,19 persen.

Impor nonmigas Maret 2017 mencapai 11,10 miliar dolar AS atau naik 24,94 persen dibanding Februari 2017 atau naik 13,81 persen secara tahunan. Sementara, nilai impor Indonesia Maret 2017 mencapai 13.357,8 juta dolar AS atau naik 2.003,8 juta dolar AS (17,65 persen) dibanding Februari 2017.

''Hal tersebut disebabkan naiknya nilai impor nonmigas senilai 2.2125 juta dolar AS, walaupun impor migas turun 211,2 juta dolar AS,'' kata Ketua BPS Suharyanto, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/4).

Menurut dia, penurunan impor migas dipicu oleh turunnya nilai impor minyak mentah 58,5 juta dolar AS serta hasil minyak 185,5 juta dolar AS, walaupun impor gas naik 32,8 juta dolar AS. Akibatnya, impor migas pada Maret turun 8,54 persen atau 2,26 miliar dolar AS, dibanding Februari 2017.

Sementara, jika dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai impor Indonesia pada Maret 2017 mengalami peningkatan 2.056 juta dolar AS atau 18,19 persen. Peningkatan terjadi pada impor migas dan nonmigas masing-masing 709,5 juta dolar AS dan 1.346,6 juta dolar AS. ''Lebih lanjut peningkatan impor migas disebabkan oleh naiknya impor minyak mentah,'' kata Suharyanto.

Selama 13 bulan terakhir, nilai impor migas tertinggi tercatat pada Februari 2017 dengan nilai mencapai 2.473,1 juta dolar AS. Nilai impor terendah pada April 2016 yaitu 1.362,1 juta dolar AS. Sementara itu, nilai impor nonmigas tertinggi tercatat pada Maret 2017, yaitu 11.095,9 juta dolar AS dan terendah di Juli 2016 dengan 7.510,8 juta dolar AS.

Baca juga: Cina Dominasi Aktivitas Ekspor dan Impor Indonesia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement