Rabu 22 Mar 2017 19:51 WIB

Alfamart Perketat Pengawasan dan Alur Setor Uang

Alfamart
Foto: Dok: Alfamart
Alfamart

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk segera memperketat sistem pengawasan serta alur penyetoran uang hasil penjualan di Alfamart guna mengantisipasi perampokan yang menimpa minimarket tersebut di Tangerang, Rabu (22/3) dini hari. Upaya ini dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang bertugas melakukan penyetoran uang ke bank.

Langkah ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi kerugian besar akibat perampokan. "Penyetoran uang ke bank saat ini dilakukan setiap hari untuk menghindari penumpukan uang dalam jumlah besar di toko. Sekarang jumlah kas di toko relatif kecil, hanya untuk modal kasir ketika mengembalikan uang belanja konsumen," kata Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman dalam siaran persnya.

Antisipasi lain, tambahnya, berupa optimalisasi fungsi CCTV di masing-masing toko. Guna memastikan fungsi CCTV di toko dapat berjalan dengan baik, tim IT juga secara terjadwal mengunjungi toko untuk melakukan pengecekan. "Kami mengimbau kepada personel toko untuk memastikan perangkat CCTV berfungsi dengan baik. Langkah ini sebagai upaya preventif jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Menurut Nur, dalam kasus perampokan, rekaman CCTV dapat menjadi alat bukti serta dapat dengan cepat mengetahui identitas pelaku. Sedangkan untuk kasus pencurian, melalui rekaman CCTV, pihaknya dapat mempelajari gerak-gerik pelaku saat hendak melakukan aksinya. Produk yang biasa menjadi objek pencurian juga dapat diidentifikasi sehingga selanjutnya diberi pengawasan khusus.

Selain menggunakan CCTV, guna menjaga keamanan, perusahaan juga menggunakan sistem patroli yang dijalankan oleh petugas keamanan internal serta memberdayakan masyarakat sekitar untuk menjadi petugas keamanan di toko. "Kondisi karyawan kami juga dalam keadaan baik. Mereka kami edukasi dengan intens terkait prosedur keamanan dan meningkatkan kewaspadaan. Toko tetap berjalan normal seperti biasa," ujar Nur.

Selain itu, Alfamart juga akan meningkatkan komunikasi lebih intensif dengan kepolisian mengantisipasi hal yang tak diinginkan. (Baca: Kawanan Rampok Gasak Alfamart Gatot Subroto, Rp 45 Juta Raib).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement