Selasa 14 Feb 2017 03:08 WIB

Jasa Ekspedisi Perkuat Layanan Digital Imbangi Perkembangan e-Commerce

Jasa pengiriman barang
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Jasa pengiriman barang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan bisnis daring (online) dari waktu ke waktu terus meningkat. Hal ini membuat perusahaan ekspedisi, sebagai salah satu industri yang tidak bisa lepas dari bisnis daring, juga harus dapat mengembangkan layanan.

Head of Sales & Marketing SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati mengatakan, sejak berdiri tiga tahun lalu pertumbuhan perusahaan jasa pengiriman barang ini mencapai 300 persen. Hingga kini lebih dari 4.600 UKM telah bergabung termasuk e-commerce besar seperti Tokopedia, Bukalapak, Matahari Mall dan lainnya.

"Kompetitor cukup banyak, dan kami yakin salah satu pertahankan cara kita adalah bagaimana melayani customer dan memberikan loyalty program yang dapat mendukung bisnisnya," ujar Wiwin Dewi Herawati, Senin (13/2).

Sejak tahun 2014 SiCepat Eksores menghadirkan beragam inovasi. Diantaranya sebagai pelopor SMS resi, pick up barang serta 15 jam sampai untuk wilayah Jabodetabek dengan tarif reguler.

Ke depan SiCepat Ekspres akan mengembangkan e-crm. Yakni pengguna bisa melakukan input data pengiriman dalam platform yang disediakan. Dengan begitu pengguna tidak perlu repot mengisi data secara manual.

"Nantinya barang akan dipick-up dan pengguna tidak perlu repot menyambangi gerai ekspedisi," kata dia.

Setelah dijemput, barang akan diserahkan ke tim pengantaran barang. Hal ini juga yang akan membuat layanan 15 jam akan selalu terpenuhi.

"Beragam program dan penawaran menarik senantiasa sebagai perwujudan perusahaan ekspedisi yang lebih dinamis, responsif dan inovatif dalam memberikan kualitas layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jasa pengiriman barang," ujar Wiwin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement