Jumat 20 Jan 2017 08:53 WIB

Paramount Pictures Dapat Suntikan Dana dari Perusahaan Cina

Rep: Frederikus Bata/ Red: Yudha Manggala P Putra
Paramount Pictures
Foto: Reuters
Paramount Pictures

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA -- Paramount Pictures dikabarkan bakal menerima investasi tunai sebesar 1 miliar dolar AS dari dua perusahaan film Cina, Shanghai Film Group dan Huahua Media. Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, kedua perusahaan Cina itu akan membiayai 25 persen semua film Paramount untuk tiga tahun ke depan.

Ada opsi memperpanjang kontrak setahun lagi menurut sebuah sumber terpercaya. Reuters melaporkan kesepakatan ini datang berawal dari rencana Chief Eksekutif Officer yag baru dari Viacom Inc sebagai induk perusahaan, Bob Bakish. Ia fokus membawa perusahaan tersebut berekspansi ke seluruh dunia.

CEO Paramount, Brad Grey mengatakan suatu saat nanti mereka berencana memproduksi film di Cina. "Tentu saja Paramount akan senang memproduksi film (di Cina) dan kami berpikir, kami harus menang di sini," kata Grey dalam sebuah wawancara kepada Reuters.

Perjanjian tersebut merupakan langkah penting pertama dari Grey sejak mantan CEO Viacom, Philippe Dauman mencoba menjual 49 persen saham Paramount ke pengusaha Real Estate Cina , Dalian Wanda Group.

"Ini akan memberikan Paramount sarana berupa studio yang besar yang memprduksi 15 sampa 17 film dalam setahun," tutur Grey.

Saat Dauman memimpin Viacom, prduksi Paramount mengalami penurunan. Perusahaan yng bermarkas di Hollywood, California itu pernah hanya membuat delapan film  dalam setahun.

Huahua telah bermitra dengan Paramount dalam beberapa film, diantaranya Transformers: The Age of Extinction, dan Star Trek Beyond. Sementara Shanghai yang merupakan salah satu rantai teater terbesar di Cina adalah investor di film Jack Reacher: Never Go Back.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement