REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Panin Tbk (PaninBank) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengenai co-branding Flazz, yaitu penerbitan kartu prabayar multiguna BCA. Melalui kerja sama jaringan ATM dengan PT Rintis Sejahtera (Rintis), maka PaninBank resmi bergabung dalam jaringan ATM Prima.
Kemitraan PaninBank dengan Rintis bertujuan untuk memperluas jaringan ATM melalui terhubungnya ATMPanin dengan jaringan Prima. Kerja sama jaringan ATM ini memberikan kemudahan bagi seluruh nasabah PaninBank dalam melakukan transaksi tarik tunai, cek saldo, dan transfer antar bank di ATM jaringan Prima.
"Dengan kartu Flazz Panin, nasabah dapat menikmati kemudahan, fasilitas, dan beragam program yang disediakan sehingga transaksi pembayaran menjadi lebih praktis, efisien, serta aman," ujar Presiden Direktur PaninBank Herwidyatmo di Jakarta, Rabu (2/11).
Melalui kerja sama ini nasabah PaninBank dapat melakukan transaksi dengan fasilitas ATM yang semakin lengkap melalui lebih dari 97 ribu ATM jaringan Prima. Selain itu, nasabah BCA juga semakin dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan karena bisa mengakses ATMPanin.
Herwidayatmo menambahkan, kerja sama ini merupakan komitmen PaninBank dalam mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai atau less cash society. Dengan adanya kerja sama ini nasabah Panin Bank semakin praktis melakukan transaksi pembayaran di lebih dari 80 ribu outlet merchant Flazz termasuk untuk pembayaran tiket transportasi seperti Transjakarta, Commuter Line, dan parkir.
Menurut Herwidayatmo saat ini arah regulasi perbankan akan semakin ketat dan pengawasan dari Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga semakin ketat. Oleh karena itu, kebutuhan nasabah harus makin banyak yang dimudahkan.
"Untuk mengejar ketertinggalan misalnya di dalam hal pelayanan yang menggunakan teknologi informasi, kita kan harus mencari jalan yang terbaik dan emua orang tahu BCA punya sistem pembayaran yang terbaik," kata Herwidayatmo.
Untuk penerbitan co-branding Flazz ini, PaninBank masih menunggu satu tahap persetujuan dari otoritas. Herwidayatmo berharap, persetujuan dari otoritas bisa keluar pada tahun ini agar pada 2017 Flazz Panin sudah bisa dijalankan.