Kamis 21 Apr 2016 20:00 WIB

Sumur Pengembangan Berhasil Tambah Produksi Gas Pertamina

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Dwi Murdaningsih
Pengeboran migas
Pengeboran migas

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA ENIM - Di tengah lesunya industri hulu minyak dan gas bumi nasional akibat harga minyak dunia yang rendah, Pertamina kembali melakukan pengeboran sumur pengembangan di dalam Paku Gajah Development Project (PGDP). Hasilnya, produksi gas dan kondensat bertambah.

General Manager PGDP Musallam Latuconsina menjelaskan, pengeboran sumur pengembangan PDW-8 yang mencapai kedalaman akhir 1590 mMD (meter kedalaman terukur)  dan telah berjalan pada tanggal 17 April lalu dengan Rig EMSCO D-2/M PDSI.

“Sumur PDW-8 merupakan sumur pertama Tahun 2016 di PGDP, dari 6 (enam) sumur pengembangan yang direncanakan pada tahun ini, selanjutnya 5 (lima) sumur berikutnya adalah sumur KAG-A2, TSM-6, KAG-A3, KRD-3 dan KAG-A1," ujar Musallam, Kamis (21/4).

Lebih lanjut, Musallam menjelaskan bahwa sumur PDW-8 ini terletak kurang lebih 60 kilometer ke arah selatan dari Prabumulih, tepatnya di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Sumur ini ditajak pada tanggal Maret lalu dan diselesaikan dalam waktu 26 hari operasi. Musallam menyebutkan, dalam rangka efisiensi tahap uji produksinya dilakukan tanpa rig dan biaya yang dikeluarkan ternyata menunjukkan adanya efisiensi dengan realisasi anggaran senilai 54,86 persen (tanpa uji produksi) dari anggaran AFE (authorization of expenditure).

Hasil uji produksi sumur pengembangan PDW-8 mencatatkan pada open flow dengan rate gas sebesar 10.67 MMSCFD dan kondensat 16.3 BCPD, sedangkan pada MIT (Modified Isochronal Test) dengan bean size 13 mm mencatatkan rate gas sebesar 5.53 MMSCFD dan kondensat 23.7 BCPD dari lapisan Batugamping Formasi Baturaja interval 1523-1528 mMD StrukturPagardewa.

“Implikasi dari keberhasilan pemboran ini, akan mampu meningkatkan produksi gas dan kondensat  PGDP dan Asset-2. Sumur PDW-8 akan diproduksikan  dengan angka rataan produksi sekitar 2 MMSCFD dan 30 BCPD pada September 2016, atau setelah flowline PDW-8 selesai," tambah Musallam.

Sebelumnya, status bulan Maret 2016 produksiPaku Gajah  rata-rata adalah gas sebesar 46.1 MMSCFD dan kondensat sebesar 1019 BCPD. PGDP telah berkontribusi menyumbang Produksi Migas PEP Asset 2 sebesar 10 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement