Rabu 23 Mar 2016 05:46 WIB

Gara-Gara Serangan Teroris, Harga Emas Naik

Seorang karyawan menunjukkan emas batangan investasi yang sejak dua pekan terakhir harganya turun dari Rp525 ribu menjadi Rp517 ribu per gram di sebuah toko emas di Malang, Jawa Timur, Rabu (16/3).
Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan investasi yang sejak dua pekan terakhir harganya turun dari Rp525 ribu menjadi Rp517 ribu per gram di sebuah toko emas di Malang, Jawa Timur, Rabu (16/3).

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO -- Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange  naik pada penutupan Selasa (Rabu pagi WIB).  Naiknya harga emas  karena serangan teroris di Brussels, Belgia yang diduga menewaskan lebih dari 30 orang.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 4,4 dolar AS atau 0,35 persen, menjadi menetap di 1,248.60 dolar AS per ounce. Para investor memindahkan aset-aset mereka ke emas untuk properti "safe haven", karena ledakan bom yang tampak terkoordinasi di Brussels -- kelompok Negara Islam mengaku bertanggung jawab -- memicu ketakutan investor, kata para analis.

Emas mendapat dukungan tambahan ketika Indeks Pembelian Manajer (PMI) pendahuluan disesuaikan secara musiman untuk sektor manufaktur AS yang dirilis Markit, datang di 51,4 pada Maret, gagal memenuhi konsensus pasar 52,4.

Analis-analis mencatat bahwa harga minyak murah mempengaruhi ukuran ini, karena permintaan untuk peralatan industri energi telah menurun.Logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena indeks dolar AS naik 0,32 persen menjadi 95,70, sementara Dow Jones Industrial Average AS naik 19 poin atau 0,11 persen pada pukul 18.30 GMT. Sebagian besar saham-saham Eropa juga menetap lebih tinggi pada Selasa.

Perak untuk pengiriman Mei naik 3,80 sen, atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 15,885 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 15 dolar AS, atau 1,53 persen, menjadi ditutup pada 996,80 dolar AS per ounce.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement